Lumpuh di Jalur Paling Vital, Angkutan Bus Tetap Operasional

putus
BANJIR: Ruas jalan lintas provinsi dari Kasongan menuju Kereng Pangi Km 15, terputus akibat debit air yang tinggi dan merendam Jalan Tjilik Riwut. (IST/RADAR SAMPIT)

KASONGAN – Terjangan banjir di Kabupaten Katingan, melumpuhkan jalur vital di jalan Trans Kalimantan ruas Kasongan – Kereng Pangi. Tak ada kendaraan yang bisa melewati ruas itu karena banjir terus meninggi. Hal tersebut merugikan banyak pihak, karena ruas tersebut merupakan salah satu urat nadi perekonomian lintas kabupaten di Kalteng.

Pantauan Radar Sampit, sejumlah jalan dan jembatan di jalur Kasongan – Kereng Pangi terendam. Jalan yang menghubungkan Kasongan – Sampit terpaksa ditutup sementara sejak Selasa (6/7) malam.

Bacaan Lainnya

Kapolres Katingan AKBP Paulus Sony Bhakti Wibowo mengatakan, ketinggian air yang merendam ruas jalan provinsi itu mencapai pinggang orang dewasa. Di sisi lain, perbaikan gorong-gorong dan jembatan yang terendam dan jebol, telah ditangani instansi dan tim terkait.

Sony meminta warga untuk menunda sementara perjalanan melintasi jalur itu. ”Lebih baik sementara waktu ditunda terlebih dahulu demi mencegah dan mengurangi masalah yang terjadi di luar dugaan. Pengendara yang tidak memiliki tujuan penting, agar memahami kondisi dan situasi banjir tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Begini Cerita Polda Kalteng Ungkap Perdagangan Anak di Bawah Umur di Pal 12 Sampit

Dia menambahkan, pihaknya bersama TNI, BPBD, dan tim di lapangan terus berjaga di sekitar jalur tersebut. Selain di ruas itu, banjir juga merendam Jalan Tjilik Riwut Km 1 Kasongan – Palangka Raya, tepatnya di depan kantor Bank Kalteng Cabang Kasongan.

Lumpuhnya jalur Sampit – Kasongan menyulitkan armada angkutan penumpang umum. Meski masih bisa beroperasi dan tak bisa melintas di jalur yang putus, angkutan bus antarkabupaten menyiasatinya dengan mengangkut penumpang secara estafet.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.