Meriahnya Night of Museum di Halaman Museum Kayu Sampit

Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

kemah budaya wabup mencoba melukis (hgn) 3
MELUKIS: Wakil Bupati Kotim Irawati mencoba melukis pada event Night of Museum, di halaman Museum Kayu Sampit, Sabtu (30/7). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, RadarSampit.com – Kotawaringin Timur (Kotim) merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang memiliki keragaman budaya dan warisan nenek moyang. Budaya yang diwariskan bisa berdampak positif jika dikelola dengan baik. Oleh karena itu, perlu adanya partisipasi generasi muda untuk melestarikan budaya.

Peran pemuda dalam menjaga dan melestarikan seni dan budaya daerah dikhawatirkan melemah, seiring dengan perkembangan zaman. Hal ini bisa dilihat dari trend gaya hidup yang mengarah pada budaya modern yang kebarat-baratan. Dikhawatirkan generasi muda kurang mengenal budaya sendiri, apalagi bisa ikut mempelajari dan melestarikannya.

Bacaan Lainnya

Pemkab Kotim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berupaya mendorong  generasi muda menjalankan perannya dalam mempertahankan seni dan budaya. Dalam upaya pelestarian seni dan budaya, Disbudpar Kotim menggelar kemah budaya atau Night of Museum, yang merupakan rangkaian dari kegiatan Public of Culture yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus mendatang.

Baca Juga :  Gagal Masuk Kalteng, Ratusan Kendaraan Dipaksa Putar Balik 

”Secara substansi kemah budaya ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta bangga dan partisipasi aktif generasi muda dalam melestarikan budaya bangsa daerah dan kearifan lokal,” kata Kepala Disbudpar Kotim Ellena Rosie pada pembukaan Night of Museum di halaman Museum Kayu Sampit, Sabtu (30/7) malam,

Dengan adanya berbagai macam budaya yang dapat dipelajari peserta di dalam kegiatan kemah budaya atau Night of Museum ini diharapkan dapat mendorong sikap apresiasi dan toleransi atas beragam kebudayaan nusantara dan daerah.

Pos terkait