Palangkaraya Geger! OB Provider Seluler Ditemukan Meninggal

OB IM3 meninggal
TEMUAN MAYAT : Tim emergency bersama Kepolisian mengevakuasi karyawan operator seluler yang ditemukan meninggal dunia di dalam gerai, Jalan G Obos, Palangka Raya, Senin (6/5/2024) pagi. (SABRIANOOR/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Para karyawan operator seluler dibuat geger dengan ditemukan seorang OB (office boy) meninggal dunia di dalam gerai Jalan G Obos, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (6/5/2024) pagi.

Pria tersebut dikenali dengan nama Eko Cristianto (57), jasad pertama kali ditemukan oleh Bernov (35) dan karyawan lainnya yang bekerja di gerai tempat Eko kerja.

Bacaan Lainnya

Penemuan itu bermula ketika para karyawan sedang masuk ke gerai untuk rutinitas bekerja seperti biasa. Karyawan sempat mengetuk dan memanggil OB tersebut, namun tidak ada jawaban.

Bernov langsung mengecek CCTV, karena ada kecurigaaan terjadi sesuatu yang tidak beres di kantor mereka, sementara karyawan lain menunggu di depan pintu.

“Awalnya saya curiga pintu toko tak kunjung dibuka, lalu dicek CCTV terlihat posisi Eko tengkurap, sepertinya tidak bergerak sama sekali. Saya hubungilah pemilik gerai untuk membuka toko dengan kunci cadangan,” jelas Bernov.

Baca Juga :  Ada yang Hamil Duluan, 75 Pasangan di Kobar Ajukan Dispensasi Nikah

Sekitar pukul 09.30 WIB, pintu bisa dibuka dan para karyawan langsung mencium bau tidak sedap, sedangkan Eko didapati sudah tidak bernyawa.

Sebelumnya, karyawan sudah curiga, biasanya Eko sudah membuka gerai dan bersih-bersih dari pagi. Mendapati temuan tersebut, para karyawan segera menghubungi pihak berwajib.

Kurang lebih lima menit kemudian Tim Emergency datang.Tindakan awal adalah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) agar tidak rusak sebelum Kepolisian datang.

Kejadian ini ditangani Polsekta Jekan Raya untuk tindak lanjut  maupun penyelidikan. Sementara jenazah langsung dibawa ke Ruang Samboja RSUD dr.Doris Sylvanus untuk menjalani proses visum et repertum (VeR).

Kapolsek Jekan Raya Kompol Volvy Apriana membenarkan informasi penemuan mayat tersebut. Dirinya menerangkan berdasarkan pemeriksaan awal, Eko sudah meninggal dunia selama hari.

“Berdasarkan ciri fisik almarhum diperkirakan sudah meninggal dua hari, Berdasarkan keterangan saksi, baju yang dipakai almarhum sejak Sabtu (4/5/2024) sama dengan yang dikenakan saat ditemukan tergeletak dengan posisi tengkurap di dalam gerai,” ungkap Volvy.



Pos terkait