Petugas Haji Tiba di Madinah, Semua Visa Jemaah Haji Sudah Terbit

menag tinjau mekkah humas kemenag1 humas kemenag jawa pos
PASTIKAN KESIAPAN: Menag Yaqut Cholil Qoumas meninjau kesiapan akomodasi jemaah haji di Castle Ajyad Hotel di kawasan Rey Bakhsy Makkah, Rabu (7/5/2024) waktu setempat. (HUMAS KEMENAG)

JAKARTA, radarsampit.com – Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan proses penerbitan visa untuk seluruh jemaah haji reguler sudah selesai. Hanya saja, ada beberapa kasus jemaah membatalkan pemberangkatan. Sehingga perlu dilakukan proses penerbitan visa ulang untuk jemaah pengganti.

Perkembangan proses penerbitan visa haji itu, disampaikan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab. “Sebanyak 554 kloter jemaah haji reguler sudah tervisa,” katanya di Jakarta, Kamis (9/5/2024).

Bacaan Lainnya

Dengan demikian, Saiful mengatakan proses pemberangkatan jemaah haji yang dimulai pada Minggu (12/5/2024) dini hari sudah siap dikerjakan.

Dia menjelaskan total kuota haji tahun ini sebanyak 241 ribu jemaah. Perinciannya kuota haji reguler sebanyak 213.320 orang. Kemudian kuota haji khusus berjumlah 27.680 orang. “Sampai hari ini, sebanyak 213.079 jemaah sudah terbit visanya,” ungkap Saiful.

Dia menegaskan sejatinya proses pemvisaan jemaah haji reguler sejatinya sudah selesai 100 persen. Namun dalam perjalanannya ada jemaah yang membatalkan.

Baca Juga :  Janji Dengarkan Aspirasi Rakyat, Istana Masih Santai Tentukan Pansel Capim KPK

Misalnya karena sakit, wafat, maupun alasan mendesak lainnya. Sebagai gantinya, kursi akan diisi kuota cadangan yang sudah melunasi biaya haji. Mereka harus melakoni proses pemvisaan terlebih dahulu.

Saiful mengatakan saat ini tim Dokumen Haji Kemenag sedang memproses 241 visa. Proses ini khusus untuk jemaah haji pengganti. Dia berharap dalam waktu dekat, proses ini sudah selesai.

Menurut dia, proses penerbitan visa relatif lebih cepat. Dia berharap tidak ada lagi pembatalan, sehingga tidak ada penggantian jemaah lagi.

Dia menerangkan untuk menyambut kedatangan jemaah, sebanyak 437 orang petugas haji daerah kerja (daker) Madinah dan Bandara sudah diterbangkan pada 8 Mei lalu.

Harapannya di sisa waktu beberapa hari ini, petugas bisa mempersiapkan layanan untuk jemaah. Mulai dari penyiapan hotel, katering, transportasi, hingga layanan kesehatan.

Jemaah haji gelombang pertama mendarat di Madinah. Mereka berada di madinah sekitar delapan sampai sembilan hari, untuk mengerjakan ibadah arbain.



Pos terkait