Polisi Pastikan Keamanan selama Kejuaraan Balap Sepeda Dunia, Ruas di Palangka Raya Ini Bakal Ditutup

kapolda kalteng bersepeda
PEMANTAUAN: Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto melaksanakan olahraga bersepeda sekaligus pemantauan kamtibmas menjelang pelaksanaan UCI MTB Eliminator World Cup 2022, Jumat (19/8). (IST/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Polda Kalteng memastikan keamanan dan ketertiban selama gelaran kejuaraan dunia balap sepeda atau UCI MTB Eliminator World Cup 2022 di Kota Palangka Raya pada 28 Agustus bakal terkendali. Aparat telah disebar ke sejumlah titik untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga maupun pendatang selama event besar tersebut berlangsung.

Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro mengatakan, Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto memantau langsung situasi keamanan sambil bersepeda.

Bacaan Lainnya

”Selain itu, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat pagi dan diikuti sejumlah pejabat utama dan personel Polda Kalteng tersebut juga dimaksudkan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan,” ujar Eko, Jumat (18/8).

Eko menuturkan, pemantauan kamtibmas kali ini difokuskan pada titik-titik rute gelaran Toad Bike (RB) Gubernur Cup 2022 yang dilaksanakan hari ini, sebagai event pembuka kejuaraan dunia. Rute kegiatan itu, yakni Jalan Imam Bonjol-Yos Sudarso-Tingang-Tjilik Riwut Km 1.

Baca Juga :  Polda Kalteng Gencar Berantas Judi Online

”Kami berharap situasi kamtibmas menjelang acara RB Gubernur Cup tahun 2022 ini berjalan lancar, aman, dan kondusif,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat dilakukan pemantauan, situasi kamtibmas benar-benar aman dan kondusif. Namun, pihaknya tak mau kecolongan, karena gangguan kamtibmas sewaktu-waktu dan kapan saja bisa terjadi.

”Personel yang sudah dikerahkan untuk pengamanan dalam kegiatan tersebut juga sudah siap. Bahkan, personel yang terlibat pengamanan juga akan didapatkan di sejumlah tempat, baik pengamanan serta pengaturan jalan raya yang dijadikan rute kegiatan. Kami semuanya berharap berjalan lancar dan tidak ada kejadian yang dapat merugikan peserta dan masyarakat,” ujarnya.

Pos terkait