Rp 200 Juta Lebih Dana Desa Diduga Mengalir ke Oknum Wakil Rakyat Ini

dana desa
ILUSTRASI KORUPSI

KUALA KURUN – Perkara tindak pidana korupsi penggunaan Dana Desa Bereng Jun, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tahun 2018 memasuki babak baru. Sidang kasus itu menguak dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Gunung Mas.

”Dari fakta persidangan, ada dugaan atau indikasi bahwa perbuatan korupsi dilakukan bersama-sama orang lain dan disebutlah nama salah satu anggota DPRD, yakni SY,” kata Kajari Gumas Anthony melalui Kasi Pidsus Hariyadi Meidiantoro, Selasa (7/9).

Bacaan Lainnya

Sidang kasus tersebut mendudukkan mantan Kepala Desa (Kades) Bereng Jun Andreas Arpenodie sebagai terdakwa. Adanya dugaan keterlibatan legislator, kata Hariyadi, diterbitkan surat perintah penyidikan lanjutan terkait penanganan perkara penggunaan Dana Desa Bereng Jun tahun 2018. Sejauh ini, Kejari Gumas telah memanggil beberapa saksi, termasuk SY.

”Untuk SY, kami sudah melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali. Panggilan pertama pada 23 Juli dan panggilan kedua 25 Agustus 2021. Namun, SY melalui penasihat hukumnya tidak bisa hadir, dengan alasan dalam perjalanan dinas dan sedang berduka karena orang tuanya meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga :  Sembilan Kades di Katingan Hulu Bakal Dipanggil Polda Kalteng

Kejari Gumas akan menjadwalkan pemanggilan ketiga pada 15 September 2021. Surat panggilan itu sudah disampaikan kepada SY dan meminta bantuan Ketua DPRD Gumas agar yang bersangkutan bisa hadir.

”Kalau berdasarkan keterangan dari kuasa hukumnya, SY dipastikan akan hadir pada 15 September untuk diperiksa sebagai saksi,” tuturnya.

Dia berharap SY bisa memenuhi panggilan ketiga, sehingga dapat didalami siapa saja yang ikut melakukan tindak pidana korupsi penggunaan Dana Desa Bereng Jun bersama mantan Kades Bereng Jun Andreas Arpenodie.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.