Sepi Penumpang, Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan

Imbas Wajib PCR untuk Keluar Masuk Kalteng

batalkan penerbangan
BANDARA SEPI : Tampak tiga calon penumpang Wings Air sedang mengurus refund tiket karena ada pembatalan penerbangan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Bandara kian sepi setelah ada aturan keluar dan masuk wajib RT PCR. (RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN) 

PANGKALAN BUN– Aturan keluar masuk ke Kalimantan Tengah melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun semakin ketat karena harus menunjukan RT PCR Negatif. Dampaknya membuat penumpang semakin sepi dan empat jadwal keberangkatan terpaksa ditunda karena sepi penumpang.

Pantauan Radar Pangkalan Bun di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, tampak tidak seperti biasanya. Aktivitas penumpang datang dan berangkat sangat sedikit bahkan nyaris tidak terlihat.

Termasuk sejumlah calon penumpang yang sudah membeli tiket pesawat juga tampak mengurus di customor service maskapai. Sebagian calon penumpang memilih untuk tidak terbang dengan melakukan refund dan sebagian mengganti jadwal penerbangan.

Tio salah satu penumpang Wings Air yang mengurus refund tiket ke Semarang akibat pembatalan penerbangan. “Saya urus refund tiket karena tidak jadi berangkat. Ditambah lagi masuk ke bandara di Jawa sekarang sudah wajib PCR juga sesuai aturan baru. Jadi sementara dulu tidak jadi pulang kampung,” kata Tio.

Hal yang sama dilakukan Lukman calon penumpang Wings Air lainnya, dirinya mengetahui ada sejumlah pembatalan pemberangkatan membuat dirinya mengurus tiket yang telah lama dibooking. Dirinya sudah membooking untuk pulang ke Nusa Tenggara Timur dan transit ke Surabaya dan Bali sebelum di Bandara NTT. “Saya mengurus penjadwalan ulang tiket yang sudah saya booking. Sehingga saya bisa meyesuaikan untuk RT PCR agar bisa sekali jalan sampai ke NTT,” jelasnya.

Baca Juga :  Maaf, Tahun Ini Dilarang Gelar Lomba Agustusan

Sedangkan sejak adanya aturan baru baik keluar maupun masuk ke Kobar harus wajib RT PCR ini membuat penumpang langsung turun drastis. Menurunnya penumpang pesawat secara drastis membuat sejumlah maskapai mengambil kebijakan untuk membatalkan sejumlah jadwal penerbangan. Dari tiga maskapai yang melayani rute Pangkalan Bun, hanya Citilink masih normal jadwal keberangkatan.

“Untuk Citilink masih normal. Selanjutnya jadwal penerbangan yang batal berangkat hari ini (kemarin) yakni Nam Air ada jadwal dari Pangkalan Bun ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Ahmad Yani Semarang, dan Juanda Surabaya,” kata Zuber Kepala Unit Penyelanggara Udara (UPBU) Iskandar Pangkalan Bun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *