Serapan Anggaran di SOPD Kotim Rendah

bupati kotim,halikinnor,serapan anggaran,sopd
Bupati Kotim Halikinnor ketika menyampaikan paparan di hadapan para ASN dan pejabat SOPD dalam salah satu acara, belum lama tadi.(dok.radarsampit)

SAMPIT, RadarSampit.com-Penyerapan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) oleh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sejauh ini dinilai masih lambat. Oleh karena itu Bupati Kotim Halikinnor, berencana membentuk tim khusus untuk mengawal penyerapan anggaran masing-masing SOPD.

“Saya akan bentuk tim untuk mengawal setiap SOPD, agar penyerapan anggaran jangan sampai terlambat, saya minta kepala dinas tidak kemana-mana. Bahas penyerapan anggaran, kalau terlambat apa masalahnya,” tegas Halikinnor.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, setiap tahunnya masing-masing SOPD sudah mengetahui siklus perjalanan APBD di Kotim. Kapan tahapan pembahasan dan tahapan lainnya. Namun diakuinya, selama ini penyerapan anggaran masih saja rendah.

“Dulu pengalaman sering terlambat, SOPD menyampaikan siapa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), siapa Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), siapa konsultannya. Akhirnya di Februari, Maret baru terealisasi, akhirnya nanti  triwulan 2, triwulan 3 numpuknya di akhir tahun,” tutur Halikinnor.

Baca Juga :  Badai Tumbangkan Pohon dan Rusak Rumah

Apalagi menurutnya, penyerapan anggaran tersebut sudah ditargetkan oleh pemerintah pusat, begitu pula dengan pemerintah kabupaten yang juga menargetkan berapa persen penyerapan anggaran triwulan pertama, dan seterusnya dengan harapan agar penyerapan bisa maksimal.”Di tahun 2023 saya ingin hal ini tidak  terulang lagi,” tegasnya.

Halikinnor bahkan akan langsung memimpin Rapat Koordinasi dan Pengendalian (Rakordal) APBD Kotim. Hal itu untuk mengetahui kendala ataupun permasalahan yang dihadapi masing-masing SOPD terkait dengan rendahnya penyerapan anggaran di tahun 2022 ini.

“Saya ingin satu-persatu SOPD yang penyerapannya rendah menyampaikan apa penyebabnya. Saya tidak akan menyalahkan mungkin SDM-nya kurang, tapi kita akan cari solusinya. Jadi saya tidak ingin terulang lagi, saya ingin ke depan di bulan November atau bahkan Oktober, program fisiknya sudah selesai semua,” pungkasnya. (yn/gus)

Pos terkait