Siap-Siap.!, Pemilik Motor Knalpot Brong Bakal Disidang

Knalpot brong
TERJARING RAZIA : Kapolres Kotim AKBP Sarpani mengecek kendaraan berknalpot brong yang berpotensi dipakai aksi balap liar, beberapa waktu lalu. (FAHRY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Sarpani menekankan kepada seluruh jajarannya agar menindak tegas pelaku balap liar serta kendaraan berknalpot brong.

Sedikitnya, 12 kendaraan roda dua (sepeda motor) knalpot brong terjaring razia dan diamankan di Mapolres Kotim.

” 12 kendaraan yang terjaring razia ini merupakan kegiatan kami dalam menindaktegas pengguna knalpot brong yang berpotensi melakukan aksi balap liar,” kata Sarpani dijumpai Radar Sampit di Mapolres Kotim, Jumat (3/6).

Kapolres menambahkan, penindakan kendaraan berknalpot brong ini tidak hanya sebatas tilang, seperti yang sudah dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kotim.

Sebab, menurutnya, dengan cara seperti itu kurang efektif dan tidak memberi efek jera bagi para pelakunya.

”Nanti, seluruh kendaraan baik yang menggunakan knalpot brong maupun dipakai balap liar yang terjaring akan diproses sampai ke sidang pengadilan. Pengendaranya akan dihadapkan ke meja peradilan,” tegasnya.

Ia menegaskan, seluruh kendaraan baik yang menggunakan knalpot brong maupun melakukan aksi balap liar tidak lagi dibawa ke Kantor Satlantas Polres Kotim, tetapi kendaraan tang terjaring akan diamankan di Mapolres Kotim.

Baca Juga :  MANTAP!!! Polres Kotim Gencarkan Perburuan Budak Narkoba

” Tidak lagi di gudang barang bukti Satlantas Polres Kotim. Karena mengingat, di gudang barang bukti di Satlantas sudah penuh,” kata Sarpani.

Seperti berita sebelumnya, kasus anarkis yang dilakukan oleh sekelompok remaja diduga pelaku balap liar memaksa Kepolisian harus mengambil langkah lebih tegas lagi untuk menindak para pelakunya.

Sarpani berjanji akan mengamankan seluruh pelaku yang melakukan penyerangan hingga merusak fasilitas warga. Sampai saat ini, dirinya terus menekankan jajarannya segera mengamankan para pelakunya.

Pos terkait