Agustiar Sabran Dirikan Empat Dapur Umum Untuk Korban Banjir Di Kobar

Gerakkan DPC PDIP dan Organisasi Sayap Partai

pdip 1
DAPUR UMUM: Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalteng, Agustiar Sabran berinisiatif membuka dapur umum untuk menyuplai makanan bagi korban banjir. Keputusan ini sebagai respon makin meluasnya banjir di Kalteng khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat. (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalteng, Agustiar Sabran berinisiatif membuka dapur umum untuk menyuplai makanan bagi korban banjir. Keputusan ini sebagai respon makin meluasnya banjir di Kalteng khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Seluruh struktur dan jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kobar mulai bergerak menyiapkan dapur umum yang diberi nama Agustiar Sabran Peduli.

Bacaan Lainnya

Ketua DPC PDIP Kobar, Ahmadi Riansyah mengatakan, sangat prihatin dan turut sedih melihat para korban banjir apalagi yang sudah mengungsi. Maka dengan kekuatan yang ada mereka mulai bergerak.

“PDIP dan Sayap Partai Srikandi Perjuangan bergotong royong untuk membantu warga terdampak banjir,” tutur Ahmadi.

Ia juga mengatakan, kegiatan sosial dengan mendirikan dapur umum merupakan kepedulian yang diinisiasi Anggota DPR RI Agustiar Sabran yang juga sebagai kader PDI Perjuangan.

Keberadaan dapur umum ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Baca Juga :  Anugerahi Para Pejuang Pandemi

“Dapur Umum Agustiar Sabran Peduli, ini merupakan sumbangsih dari bapak Agustiar kepada masyarakat Kobar yang saat ini tengah mengalami musibah banjir.
Banjir ini merupakan banjir terparah yang pernah terjadi,” kata Wakil Bupati Kobar Periode 2017-2022 ini.

Ahmadi membeberkan bahwa tim akan mendirikan dapur umum di empat lokasi, lokasinya yakni di bekas Puskesmas Pelingkau, kemudian di Gedung LPTQ, di Kelurahan Raja Seberang, dan Kumpai Batu Bawah.

pdip 2
Tim Dapur Umum Agustiar Sabran Peduli

Dapur umum tersebut nantinya akan melayani makan bagi masyarakat yang terdampak banjir mulai sarapan pagi, makan siang dan makan malam.”Kegiatan dapur umum di bantu juga oleh Srikandi Perjuangan sebagai sayap partai, dimana dalam satu hari ada 6 orang Srikandi yang akan memasak, secara bergantian di 4 Titik tersebut,” bebernya.

Pos terkait