ASTAGA!!! Ternyata Ada 5.172 Warga Meninggal Masuk Data Pemilih Pilkada 2020

pilkada
Ilustrasi. (net)

SAMPIT – Pemutakhiran data pemilih di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih bermasalah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim berkoordinasi dengan Pemkab berupaya menyinkronkan pemutakhiran data tersebut.

”Selama ini kami terkendala dalam melakukan proses pemutakhiran data pemilih. Ditemukan data warga Kotim yang sudah meninggal sebanyak 5.172 orang masuk dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan DP4 saat Pilkada 2020 lalu,” kata Siti Fatonah Purnaningsih dalam Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Bakohumas KPU Kotim bersama Pemkab Kotim di lantai 2 Setda Kotim, Kamis (28/10).

Bacaan Lainnya

Siti berharap Pemkab Kotim membantu mengoordinir ketua RT, lurah, dan camat agar menyesuaikan data penduduk terbaru. Kemendagri menyerahkan DP4 ke KPU RI pada 14 bulan sebelum tahap pelaksanaan pemilu. Setelah itu, KPU menyandingkan DP4 dengan DPT terakhir.

”Kami berharap setelah proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini selesai, tidak ada lagi warga meninggal yang masuk data DP4, sehingga DPT yang ditetapkan nantinya akurat. Paling tidak mendekati sempurna,” katanya.

Baca Juga :  KPU dan Bawaslu Kotim Petakan Kemungkinan Potensi Masalah Pemilu 2024

Secara teknis, lanjutnya, KPU Kotim hanya dapat mencoret data pemilih yang meninggal dunia. Namun, tidak dapat menghapuskan dalam sistem DP4. ”Ketentuan KPU dan Disdukcapil berbeda. Petugas KPU secara teknis datang melakukan pengecekan ke rumah warga untuk memastikan data pemilih. Apabila nama yang terdaftar meninggal, data itu kami coret dan kami nyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), tetapi tidak dapat menghapuskan namanya dalam DP4,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.