Belasan Remaja Diamankan dari Sebuah Wisma

Tim Patroli Presisi Respon Cepat (PPRC) Sabhara Polda Kalteng,polda kalteng,penggerebekan remaja,penggerebekan remaja di palangkaraya,berita palangkaraya,berita palangkaraya hari ini,radar sampit
Sebanyak 14 orang remaja putra dan putri masih di bawah umur ini ketika dibawa ke Polda Kalteng, lantaran diduga melakukan perbuatan terlarang dan dilaporkan masyarakat.(istimewa)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Tim Patroli Presisi Respon Cepat (PPRC) Sabhara Polda Kalteng  melakukan penggerebekan di sebuah wisma di Jalan Rajawali, Minggu (14/8) dini hari.

Dari penggerebekan itu sebanyak 14 orang remaja putra dan putri masih di bawah umur diamankan, lantaran diduga melakukan perbuatan terlarang.

Bacaan Lainnya

Danton Sabhara Ipda Budi Hartono yang turut dalam penggerebekan itu menyatakan, ketika itu petugas juga menyita senjata tajam, botol minuman keras, juga Lem fox yang biasa dipakai untuk mabuk. Bukan hanya itu, petugas juga menemukan alat kontrasepsi, peralatan mengisap sabu, seperti bong dan pipet dan lainnya.

“Kami Tim PPRC melaksanakan patroli rutin dan saat ini kami menyasar pada salah satu wisma di Kota Palangka Raya. Ini juga berkat informasi dari masyarakat. Kita amankan 14 orang dan sejumlah barang bukti. Nantinya akan ditindaklanjuti kirimnal umum Polda Kalteng,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemalsu Uang Amatiran Terciduk Saat Buka Blokir Rekening

Budi melanjutkan, saat tim memasuki wisma tersebut, terdapat 5 kamar dari 9 kamar yang berpenghuni. Dari kelima kamar tersebut, petugas menemukan pasangan remaja, yang mana terdapat 1 wanita dan 2 pria di dalamnya.

“Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan pasangan remaja di bawah umur yang berusia 14 tahun hingga 15 tahun. Makanya nanti akan dikembangkan tim krimum,” terangnya.

Dia menambahkan, para remaja tersebut dibawa menggunakan bus Sabhara Polda Kalteng ke Mako Ditsamapta Polda Kalteng untuk proses pendataan.

“Para remaja tersebut kami amankan baru kemudian diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng untuk tindak lebih lanjutnya.Laporan sudah santer sekali kami terima dan rekan kami sudah melakukan penyelidikan mengenai seberapa akurat informasi yang didapat, sampai dilakukan penggerebekan, ” pungkas Budi. (daq/gus)

Pos terkait