Blangko KTP Terbatas, Warga Kotim Serbu Disdukcapil 

dukcapil
MENGANTRE : Ratusan pemohon mengantre mengurus  administrasi kependudukan terutama pencetakkan KTP-el di Kantor Disdukcapil Kotim,Jalan HM Arsyad, Senin (16/6).HENY/RADAR SAMPIT 

SAMPIT, radarsampit.com – Warga Kotawaringin Timur berbondong-bondong datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Keramaian pemohon sudah terjadi sejak pekan lalu, tepatnya saat Disdukcapil Kotim mengabarkan kedatangan 4.500 keping blangko melalui akun official Facebook Disducapil Kotim, Selasa (10/6).

Bacaan Lainnya

Permohonan cetak KTP-el masih terpantau ramai hingga Senin (16/6) kemarin. Ratusan pemohon mengantre memenuhui ruang layanan hingga teras kantor, berharap namanya lekas terpanggil mendapatkan KTP-el.

Pono (51), warga Kotim, jauh-jauh datang dari Desa Bakti Karya Kecamatan Antang Kalang untuk mengurus pembuatan KTP-el milik anaknya yang bernama Arhan As Suha.

Anak keduanya telah melakukan perekaman pada 11 April 2025 untuk kepentingan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Surakarta.

“Saya dapat nomor antrean 350. Kemungkinan nama anak saya tidak dipanggil, karena antreannya cukup panjang,” ujar Pono saat diwawancarai Radar Sampir, Senin (16/6).

Baca Juga :  Beri Puluhan Catatan, Jaksa Ragu Terima Perkara Kematian Ansyori

Pono berniat menunggu antrean sampai kantor Disdukcapil Kotim tutup layanan jam 15.30 WIB. Apabila tak juga dilayani, ia berniat mencetak KTP di Jawa Tengah.

“Saya tunggu sampai tutup kantor, karena besok jam 7 pagi saya harus berangkat ke Surabaya naik kapal. Kalau sampai sore ini belum dipanggil, saya tadi sudah tanya kebagian informasi, dicoba saja cetak KTP rencananya mau coba cetak KTP ke Sragen atau ke Ngawi, untuk datanya tetap sebagai warga Kotim,” ujarnya.

Pemohon lain bernama Purwanto (65) mendapat nomor antrean 139. Ia ingin mengurus administrasi kependudukan berupa perubahan elemen data pemindahan domisili.

“Saya sebelumnya tinggal di Jalan Kopi Selatan, ini lagi ngurus pindah ke Jalan Iskandar 28. Nomor antrean sudah diproses tinggal menunggu pencetakan KTP,” ujarnya.

Aditya Saputra Pemohon lain berniat mengajukan cetak KTP-el untuk keperluan bekerja di perusahaan sawit yang berlokasi di Desa Patai.

“Sudah perekaman 5 Mei 2025, saya coba datang hari ini infonya blangko sudah tersedia. Dapat nomor antrean 310 sudah menunggu dari jam 8 pagi. Sampai sekarang belum dipanggil-panggil,” ujarnya.



Pos terkait