Cegah Kriminalitas, Pangkalan Bun Park Perlu Pengawasan Rutin

anak punk
Belasan anak remaja (punk) diamankan Satpot PP Kabupaten Kobar di taman Kota Pangkalan Bun Park, Selasa (7/11/2023). (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Pangkalan Bun Park di Jalan HM Rafii Pangkalan Bun akan menjadi perhatian polisi karena sering digunakan sebagai tempat transit atau mangkal gerombolan pemuda dari luar daerah.

Belakangan, lokasi yang sedianya digunakan sebagai tempat santai dan berolahraga ini kerap dijadikan peristirahatan orang-orang yang eksodus ke Kobar.

Bacaan Lainnya

“Sejumlah anak punk sering istirahat dan kumpul-kumpul di Pangkalan Bun Park. Pascapembunuhan, di lokasi ini memang agak sepi tapi memang sering jadi tempat kumpul mereka orang dari luar Kobar,” ungkap Fahmi warga yang mengaku sering melihat lokasi tersebut.

Para pengamen yang berasal dari luar Kobar juga menjadikan tempat itu sebagai lokasi istirahat. Diperlukan patroli dan pengawasan di lokasi taman tersebut. Pendopo yang dibangun sedianya digunakan untuk aktifitas masyarakat justru digunakan sebagai tempat mabuk-mabukan.

Baca Juga :  Ratusan Personel Gabungan Berjaga Selama Nataru

Terbukti aksi kriminal yang terjadi di lokasi ini akibat dari miras. Menyikapi hal ini, Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman menegaskan akan memonitor lokasi tersebut. Dia juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Kobar atau Satpol PP untuk pengawasan.

“Kita akan jadikan bahan evaluasi untuk patroli di sekitar lokasi tersebut. Terkait hal ini perlu kerjasama semua pihak,” ungkap Yusfandi dikonfirmasi, Kamis (22/2/2024).

Terpisah, Kepala Satpol PP Kobar Majerum Purni mengatakan, pihaknya sudah rutin melakukan patroli di sejumlah lokasi termasuk juga di lokasi tersebut.

Namun dia akan lebih mengintensifkan lagi, terlebih jika memang digunakan sebagai tempat minum-minuman keras pihaknya akan melakukan tindakan sesuai perda yang ada.

Seperti diketahui, dua peristiwa heboh telah terjadi di lokasi tersebut, yakni kasus pembunuhan yang dilakukan anak-anak punk. Kemudian juga kasus perkelahian yang juga pelakunya adalah anak punk. Semua dipicu pengaruh minuman keras. (sam/yit)

 

 

 



Pos terkait