Cepat Tanggap, Pemkab Kotim Salurkan Bantuan Korban Banjir di Cempaga Hulu

bantuan banjir
SALURKAN BANTUAN: Wakil Bupati Kotim Irawati secara simbolis menyerahkan bantuan bagi warga terdampak banjir, yang diterima langsung oleh Kades Desa Sungai Ubar Mandiri, Rabu (21/2/2024). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyalurkan bantuan bagi warga desa terdampak banjir di Kecamatan Cempaga Hulu.

Secara simbolis bantuan berupa kebutuhan pokok tersebut diserahkan Wakil Bupati Kotim Irawati kepada Kepala Desa Sungai Ubar Mandiri, Andre K Setiadi, Rabu (21/2/2024).

Bacaan Lainnya

Irawati mengatakan, Bupati Kotim Halikinnor menginstruksikan kepadanya untuk meninjau langsung kondisi banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Cempaga Hulu.

“Sesuai laporan dari camat setempat, ada lima desa yang terkena banjir. Dan hari ini kami menyalurkan bantuan di Desa Harapan, ada 135 warga yang rumahnya terkena banjir. Alhamdulillah, pada saat kami ke sana air sudah mulai surut. Kalau menurut laporan warga, itu kurang lebih 40 senti masuk dalam rumah. Bantuan juga disalurkan untuk warga desa Sungai Ubar Mandiri yang terkena banjir, ada 134 rumah dan 45 rumah yang tidak bisa sama sekali ditinggal,” ujarnya.

Dalam penyaluran di desa tersebut, Irawati didampingi Asisten I Setda Kotim Rihel, Staf Ahli Bupati Kotim Rusmiati, Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, Kepala Dinas Sosial Kotim Hawianan, Camat Cempaga Hulu Gusti Mukafi,  serta jajaran Forkopimcam wilayah setempat.

Baca Juga :  Kejari Palangka Raya Musnahkan Barang Bukti Narkotika Bernilai Miliaran Rupiah

Irawati mengatakan, kondisi banjir di desa tersebut membuat warga desa terpaksa mengungsi ke Balai Basarah ataupun ke rumah keluarga mereka yang berada di dataran lebih tinggi.

Namun, seiring dengan banjir yang sudah mulai surut, 45 warga yang semula mengungsi sekarang sudah kembali ke rumah masing-masing.

”Semoga banjir berangsur surut dan hujan tidak lagi turun, karena diperkirakan puncaknya musim hujan itu di bulan Februari. Memang kita lihat sendiri intensitas hujan memang cukup tinggi dan kalau ini pun misalkan sampai dua hari lagi tidak berhenti akan mengakibatkan banjir lagi,” katanya.

Irawati juga berpesan kepada warga di desa lain agar waspada terhadap banjir kiriman.

”Biasanya itu kiriman arus sungai akan ke Desa Sudan dan Parit. Jadi, intinya Desa Sudan dan Parit untuk saat ini waspada. Surat-surat berharga diamankan terlebih dahulu, termasuk juga barang-barang elektronik,” katanya. (yn/ign)



Pos terkait