Ciptakan Kerukunan, Dukung Keharmonisan Antarumat Beragama

Cabang NU Palangkaraya,Gerdayak Kalteng
Ustadz Syahrun, Yansen Alianto Binti,Thoseng Asang

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com-Demi menciptakan kerukunan diantara umat bergama dan saling menghormati, Nahdlatul Ulama (NU) Kota Palangka Raya, mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan toleransi anta umat beragama. Terlebih lagi,  Umat Nasrani pada 25 Desember 2022 akan merayakan Natal serta Tahun Baru 1 Januari 2023. Maka dari itu seluruh umat beragama diharapkan untuk saling menjaga kerukunan dan keamanan bersama.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Palangka Raya Ustadz Syahrun mengatakan, warga NU khususnya memiliki toleransi tinggi dengan sesame,  saling menjaga keanekaragaman suku, budaya dan keyakinan di Kota Cantik Palangka Raya.

Bacaan Lainnya

“Dalam berkehidupan beragama, hal utama selalu toleran dan saling menghargai sebatas diperbolehkan agama. Kemudian sama-sama menciptakan kondisi yang nyaman dan aman, agar saudara-saudara kita umat Nasrani bisa beribadah dengan tenang menyambut Natal dan Tahun Baru ini. Kita juga sudah  sampakain kepada warga Nahdliyin dan himbau, agar selalu ciptakan suasana aman dan nyaman dengan kerjasama yang baik, ” ujarnya, Sabtu (24/12).

Baca Juga :  Miris!!! Campur Tangan Manusia Dominasi Penyebab Karhutla

Dirinya juga menuturkan, semua masyarakat  harus bisa menangkal paham-paham yang dapat merusak stabilitas keamanan nasional, seperti radikalisme, intoleran dan terorisme. Selain itu, NU Kota Palangka Raya melakukan edukasi ke jemaahnya dan memberikan pemahaman kalau mendapatkan informasi, harus dipelajari dan ditelaah, serta jangan saling menjelekan antarsesama.

“Kalau ada ajakan dan seruan yang tidak sesuai aturan serta ajaran agama Islam, apalagi saling menjelekan, saling menuding, bukanlah ajaran agama Islam, ” tegas Syahrun.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak (Gedayak) Drs Yansen Alianso Binti mengatakan, siap untuk berpartisipasi dengan pihak keamanan untuk menjaga dan mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Selain itu melawan oknum-oknum ataupun golongan yang ingin merubah haluan NKRI dan Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Pos terkait