Pengawas Teknis Jalan dan Jembatan UPTD Pemeliharaan Jalan, Drainase, dan Pertamanan Dinas SDABMBKPRKP Kotim Suhardiyono menambahkan, selama tiga minggu, fokus menangani akses jalan masuk menuju landfill di TPA telah menghabiskan 100 rit urukan tanah.
”Pekerjaan yang ada ini baru seperempatnya dari target. Ini akan terus dikerjakan sepanjang 900 meter dari depan UPTD menuju tanjakan landfill, sehingga diperkirakan akan memerlukan lebih 400 rit urukan tanah,” ujar Suhardiyono.
Pekerjaan itu menjadi tantangan bagi tenaga teknis lapangan, karena penimbunan dilakukan di atas sampah yang telah dipadatkan.
Karena itu, ada kemungkinan ambles dan memerlukan penimbunan tanah yang cukup tebal hingga jalan benar-benar padat dan aman dilewati truk.
”Lapisan pertama setebal 10 cm sudah dikerjakan sepanjang 400 meter dan lapisan kedua ketebalan 20 cm sudah dikerjakan 100 meter. Penimbunan jalan tanah menuju landfill ini tebalnya 30 cm agar truk benar-benar aman melintas,” katanya. (hgn/ign)