Datangkan Dosen Politeknik Imigrasi, Mahasiswa STIH Sampit Dikenalkan Tugas Keimigrasian

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit Gelar Sosialisasi Pengenalan Orang Asing

FOTO-BERITA-SOCIETY-KANTOR-IMIGRASI-KELAS-II-SAMPIT
SOSIALISASI: Dosen Politeknik Imigrasi Surya Pranata saat memberikan materi tentang keimigrasian kepada puluhan mahasiswa STIH Sampit, Rabu (29/6). (HENY/RADAR SAMPIT)

Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas II Sampit membawahi tidak hanya wilayah Kabupaten Kotim tetapi juga Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara, Katingan dan Seruyan.

Dalam pelaksanaannya, Kantor Imigrasi Kelas II Sampit menjalankan tiga fungsi keimigrasian yakni pelayanan keimigrasian, penegakan hukum dan keamanan negara dan fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat sesuai dalam UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

“Dalam menjalankan tugas, kami memberikan pelayanan dan mejalankan penegakkan hukum dengan melakukan pemeriksaan secara selektif. Hanya orang asing yang memberikan mafaat dan tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum yang diperbolehkan masuk Indonesia,” kata Husni.

Kantor Imigrasi Kelas II Sampit memberikan berbagai macam pelayanan masyarakat mulai dari penertiban dokumen perjalanan (paspor), layanan izin tinggal bagi warga negara asing, dan pemeriksaan ditempat pemeriksaan imigrasi baik di Pelabuhan Sampit maupun di Pelabuhan Kumai, Pangkalanbun.

Berdasarkan pengawasan dan pemeriksaan orang asing, Kabupaten Kotawaringin Barat memiliki 97 WNA yang bekerja tersebar di 13 perusahaan. Mayaroritas berasal dari Negara Malaysia.

Di Kabupaten Lamandau tercatat jumlah WNA sebanyak 138 orang yang bekerja tersebar di 5 perusahaan, di Seruyan tercatat ada sebanyak 13 WNA yang bekerja tersebar di 5 perusahaan  yang mayoritas berasal dari Negara Malaysia dan di Kotim tercatat ada sebanyak 43 WNA yang bekerja tersebar di 19 perusahaan.   Sedangkan, di Kabupaten Sukamara dan Katingan nihil WNA.

Baca Juga :  Perawat Dituntut Bersikap Ramah pada Pasien

Pos terkait