Dikepung Banjir, Aktivitas Warga Desa Hanjalipan Lumpuh

Wabup Kotim Salurkan Bantuan Paket Bahan Pokok

bantuan banjir desa hanjalipan
SERAHKAN BANTUAN: Wakil Bupati Kotim Irawati didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kotim Rihel, dan Direktur Radar Sampit Siti Fauziah menyerahkan bantuan pada korban banjir.

SAMPIT, radarsampit.com – Desa Hanjalipan, Kecamatan Kotabesi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi salah satu desa yang tak pernah luput dari banjir. Kepungan bencana itu melumpuhkan aktivitas warga setempat.

Banjir tahunan yang terjadi di wilayah utara seperti yang merendam rumah warga di Kecamatan Parenggean dan Kecamatan Antang Kalang dan sekitarnya, selalu berakhir di Desa Hanjalipan. Pasalnya, sebagian besar rumah warga bermukim di bantaran sungai.

Bacaan Lainnya

Desa Hanjalipan diapit Sungai Mentaya dan Sungai Tualan. Itulah sebabnya Desa Hanjalipan merupakan dataran yang kurang aman ditinggali, khususnya pada musim penghujan.

Kades Hanjalipan Sapransyah, Sabtu (11/9) lalu mengatakan, sudah enam hari terakhir warganya terdampak banjir. Dari 314 total rumah di Desa Hanjalipan, sebagian besar tak luput dari banjir. Tahun ini dinilai sebagai banjir terparah yang terjadi dibandingkan tahun lalu.

”Hampir 98 persen rumah warga tidak hanya terdampak, tapi sudah terendam banjir. Kalau dihitung-hitung, ada 5-6 rumah saja yang lantai rumahnya masih aman dari banjir. Tinggal 10 cm lagi dari lantai rumah warga yang belum terendam banjir, kalau sanpai hujan deras, semua rumah warga saya pastikan enggak ada lagi yang lantainya kering dari banjir,” ujar Sapransyah.

Baca Juga :  Lapor Ndan! Judi Sabung Ayam Marak Lagi

Banjir sudah mengepung Desa Hanjalipan sejak Senin (5/9) sampai Sabtu (10/9). Dengan ketinggian 1 meter – 150 cm dari atas permukaan tanah. ”Hari ini naik lagi 10 cm. Selama wilayah atas masih hujan terus, biar pun kami dua hari ini tidak terjadi hujan, tetap menerima banjir kiriman dari wilayah atas, sehingga ketinggian banjir terus meningkat,” ujarnya.

Pos terkait