Dimutasi, Kepala KSOP Sampit Tinggalkan Banyak Pekerjaan dan Prestasi

pisah sambut kepala ksop sampit
PISAH SAMBUT: Foto bersama usai pisah-sambut Kepala KSOP Kelas III Sampit di halaman Kantor KSOP, Jumat (17/3). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Belum sampai setahun, jabatan Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, berganti. Capt Sidratul Muntaha yang sebelumnya menjabat Kepala KSOP III Sampit dimutasi menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian Keuangan dan Umum Politeknik Pelayaran Surabaya.

Kepala KSOP Kelas III Sampit digantikan Capt Miftakhul Hadi yang sebelumnya menjabat Kepala KSOP Kelas III Kupang mulai 13 Januari-7 Maret 2023. Dalam acara pisah sambut di halaman Kantor KSOP Kelas III Sampit, Jumat (17/3) Sidratul Muntaha mengatakan, pada Desember 2022, KSOP Kelas III Sampit telah menorehkan prestasi sebagai peringkat dua dalam uji kepatuhan internal yang diberikan Kemenhub.

Bacaan Lainnya

”Ini bukti pegawai di KSOP Kelas III Sampit sudah menyampaikan pelaporan rutin,” kata Sidratul Muntaha.

Sidratul mengatakan, masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dilanjutkan, yaitu kawasan perluasan wajib pandu. Saat ini kawasan wajib pandu baru sepanjang 40 mil dari Pelabuhan Sampit. Masih ada 200 mil lagi yang belum masuk kawasan wajib pandu.

Baca Juga :  Kalteng Putra Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Laga Persahabatan Melawan Pemain Bintang Porprov Kalteng

”Dari Pertamina ke arah hulu belum masuk kawasan wajib pandu, padahal ada aset pemda. Di situ ada Jembatan Bajarum yang belum masuk areal wajib pandu. Harapannya bisa sampai 200 mil sampai ke hulu. Ini tidak bisa terkaver semua, karena peta navigasi baru sampai Bajarum dan di areal situ juga belum masuk wajib pandu,” ujarnya.

Selain itu, pengerukan sungai untuk pembuatan tol sungai juga masih berproses. ”Sudah ada survei dan sampai sekarang masih berproses. Semoga dapat diwujudkan segera, sehingga kapal tidak perlu harus menunggu pasang surut begitu lama, dengan harapan setelah pengerukan selesai kapal bisa melewati sungai Mentaya 24 jam. Selama ini kan hanya 6-7 jam saja karena kendala pasang surut,” ujarnya.

Sidratul juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kotim yang telah bekerja sama dan menjalin komunikasi dengan baik dengan KSOP Kelas III Sampit. ”Terima kasih banyak kepada Bupati Kotim Halikinnor yang dari awal kedatangan saya menjabat pertama kali pada Juni 2022 lalu dan sampai akhir masa jabatan saya selalu memberikan kesan yang baik. Bahkan, malam tadi secara khusus Bupati mengadakan acara pisah sambut di rujab,” katanya.



Pos terkait