Sungai Mentaya di Sampit Kembali Minta Tumbal

Terpeleset Cuci Kaki, Bocah SD Tenggelam

bocah tenggelam
Illustrasi bocah tenggelam. (MAHENDRA ADITYA/JAWA POS/RADAR KUDUS)

SAMPIT,Radarsampit.com – Warga sekitar Jalan Baamang I, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digemparkan dengan kejadian, seorang bocah ditemukan tenggelam di Sungai Mentaya, Kamis (16/3) tadi.

Informasinya, korban berinisial IS berusia tujuh tahun. Korban diperkirakan jatuh ke sungai sekitar pukul 15.30 WIB sore. Kejadian berawal saat bocah kelas 1 SD itu sedang bermain di sungai.

Bacaan Lainnya
Pasang Iklan

”Saat itu korban tak sendirian, bermain dengan tantenya yang usianya lebih muda darinya,” kata Erwan (50), kakek korban, Jumat (17/3).

Awalnya, korban pergi ke lanting di pinggir Jalan Baamang I tersebut untuk mencuci kakinya. Kebetulan, saat itu air sungai sedang pasang.

”Saat mencuci kaki, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke sungai,” bebernya.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung cebur ke sungai untuk mencari keberadaan korban. Tak butuh waktu lama, jasad korban akhirnya ditemukan.

Baca Juga :  Perumdam Perbesar Kapasitas Instalasi Pengelolaan Air di Pulau Lepeh 

”Pas dilarikan ke rumah sakit, nyawa cucu saya sudah tidak bisa ditolong lagi,” ungkap Erwan.

Diketahui, selama ini korban tinggal bersama dengan kakek dan neneknya. Sedangkan orang tuanya kerja di perkebunan kelapa sawit.

”Saat kejadian saya tidak ada di rumah. Almarhum (korban) dijaga oleh neneknya. Padahal saat itu neneknya sudah melarang pergi bermain di luar,” tandasnya. (sir/fm)



Pos terkait