Dinsos Kotim Bantu Pelaku Usaha Kecil-kecilan

pelaku usaha kotim terima bantuan
BANTUAN USAHA:  Wakil Bupati Kotim Irawati didampingi Kepala Dinsos Kotim Wiyono menyerahkan uang tunai kepada penerima bantuan kelompok usaha bersama dan usaha ekonomi produktif di Aula Kantor Dinsos Kotim, Kamis (17/11). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.comGuna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga miskin, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Sosial Kotim memberikan bantuan untuk pelaku usaha kecil yang kekurangan modal.  Bantuan tersebut termasuk dalam program Kelompok Usaha Bersama (Kube) dan Kelompok Usaha Ekonomi Produktif.

Kepala Dinsos Kotim Wiyono mengatakan, bantuan sebesar Rp 25 juta telah diberikan untuk pelaku usaha yang termasuk dalam kelompok usaha ekonomi produktif yang terdiri dari 10 orang pelaku usaha. Masing-masing pelaku usaha menerima bantuan sebesar Rp 2.500.000.

Bacaan Lainnya

Selain itu, adapula bantuan total senilai Rp 30 juta untuk pelaku usaha yang termasuk dalam kelompok usaha bersama. Masing-masing pelaku usaha menerima bantuan sebesar Rp 3.000.000.

“Ada pedagang sayur, counter hp dan pelaku usaha yang memiliki penghasilan perbulan dibawah upah minimum kabupaten (UMK), “ kata Wiyono.

Baca Juga :  Pemkab Kotim Pastikan Bantu Petani Terdampak Banjir

Penerima yang termasuk dalam Kube dan Kelompok Usaha Ekonomi Kreatif sebelumnya mengajukkan permohonan dengan syarat pemohon termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Berusia di kisaran 18-60 tahun dan sudah menikah.

“Data pelaku usaha yang mengajukkan permohonan itu Dinsos lakukan verifikasi dan valiadasi. Lalu, kamu mengusulkan proposal ke Kemensos melalui Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah I yang ditembuskan ke Dinsos Provinsi. Dari usulan tahun ini, ada dua kelompok yang menerima bantuan,” katanya.

Dinsos Kotim lebih memprioritaskan pelaku usaha yang sudah memulai usaha, namun sulit berkembang karena kekurangan modal.

“Bukan pelaku usaha baru, tetapi pelaku usaha yang sudah merintis dengan penghasilan di bawah UMK. Mau mengembangkan usaha, kesulitan modal, itu yang kami bantu,” katanya.

Pos terkait