Mayat di Kebun Sawit Sudah Meninggal Sepekan Lebih

mayat
EVAKUASI : Aparat Kepolisian dan warga saat mengevakuasi jasad Antoni yang ditemukan meninggal di areal perkebunan kelapa sawit di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kotim, belum lama ini. IST/RADAR SAMPIT

SAMPIT -radarsampit.com– Mayat pria yang ditemukan mengambang di parit perkebunan kepala sawit Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) beberapa hari lalu diduga sudah meninggal lebih dari seminggu.

Aparat Kepolisian menduga kematian mayat yang belakangan diketahui bernama Antoni (22) ini sudah lebih dari seminggu dengan melihat dari kondisi tubuh korban yang sudah membusuk.

Bacaan Lainnya

”Diduga korban sudah meninggal lebih dari seminggu, apalagi kondisinya sudah membusuk dan hanya menyisakan tengkorak,” kata Kasatreskrim Polres Kotim AKP Lajun Siado Rio Sianturi.

Laju menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, pihak keluarga korban sudah melaporkan ke Kepolisian terkait hilangnya Antoni.

Seminggu setelah membuat laporan, warga kemudian menemukan jenazah Antoni di parit perusahaan dengan kondisi yang mengenaskan.

Sampai saat ini, Kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih terkait kematian pemuda pendatang dari Jawa Tengah itu. Namun, diduga kuat pekerja perkebunan kelapa sawit ini merupakan korban tindak pidana (pembunuhan).

Baca Juga :  Awas! Maling Incar Ponsel di Dashboard Motor

”Yang jelas, kasus ini masih kami dalami. 5 orang saksi sudah kami periksa. Untuk itu biarkan kami bekerja dahulu untuk mengungkap kasus ini,” pinta Lajut. (sir/fm)

 

Pos terkait