Gasak Barang Dagangan Bernilai Ratusan Juta

Dua Pembobol Toko Terekam CCTV

Gasak Barang Dagangan Bernilai Ratusan Juta Dua Pembobol Toko Terekam CCTV
PEMBOBOL TOKO: Dua pelaku pembobol toko grosir Cahaya di Desa Bumi Harjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terekam kamera Closed Circuit Televition (CCTV), Sabtu (12/3) pukul 02.25 WIB. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Aksi pembobolan toko grosir cahaya di Desa Bumi Harjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terekam Closed Circuit Televition (CCTV) yang terpasang di toko itu pada, Sabtu (12/3) dini hari.

Dua pelaku berciri-ciri badan kurus tinggi tersebut masuk ke toko grosir milik Darisem dengan merusak pintu belakang menggunakan pengungkit.

Bacaan Lainnya

Dalam video berdurasi sekitar 2,5 menit itu para pelaku tampak cekatan mengambil ratusan bungkus rokok dan beberapa slop yang tersusun di etalase dan rak yang ada di bagian kasir. Mereka dengan cepat memasukkannya ke dalam kardus besar untuk selanjutnya di bawa keluar toko.

Puluhan dus rokok yang diambil berharga tinggi, seperti Sampoerna Mild, Gudang Garam, LA Merah, dan LA Bold  dengan nilai total mencapai Rp150 juta.

Meski terlihat jelas, namun wajah mereka tak mudah dikenali karena menggunakan masker dan penutup wajah. Peristiwa pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh Linda, keponakan pemilik toko pada pukul 06.30 WIB. Saat itu dia bangun tidur dan akan keluar kamar.

Baca Juga :  Lombok Rawit di Sampit Masih Mahal, Buncis Naik Dua Kali Lipat

Saat itu Linda heran karena pintu kamarnya terikat dari luar. Kuat dugaan para pencuri yang melakukannya agar aksinya tidak kepergok. Setelah berhasil membuka pintu, ia menjumpai kondisi toko sudah berantakan dan langsung memberitahu pemilik toko yang ada di kamar belakang.

Menantu pemilik toko grosir Cahaya, Edi Cahyono menceritakan bahwa setelah berhasil masuk ke dalam toko, diduga pelaku mengetahui ada satu orang yang sedang tidur di salah satu kamar di toko tersebut.

Pelaku kemudian mengunci pintu dari luar dengan maksud agar penjaga toko tidak terbangun atau tidak bisa keluar, sehingga para pelaku dapat melakukan aksinya dengan leluasa. “Tadi sudah kami laporkan ke Polres Kobar, semoga pelakunya cepat tertangkap,” harapnya.

Menurutnya, puluhan dus rokok berbagai merk yang digasak pencuri baru saja diantar oleh sales pada Jumat siang dan belum dibayar, sementara rokok baru terjual satu sampai dua slop.

Untuk diketahui dalam beberapa waktu ini, marak terjadi pencurian dan pembobolan toko di wilayah Kecamatan Pangkalan Lada dan pemilik toko juga sempat diperingatkan agar berhati-hati. (tyo/sla)



Pos terkait