Gegara Tak Sepakat Soal Tempat Tinggal, Rumah Tangga Pengantin Baru Bubar

pengantin baru
Ilustrasi/Jujuk Suwandono/Jawa Pos Radar Surabaya

Radarsampit.com – Ketika punya pasangan dan akan menikah, tentukan tempat tinggal secara matang dari awal. Sebab, jika tak sependapat bisa-bisa keluarga berantakan.

Pasangan Donwori 30, dan Karin, 34, sudah tiga tahun menikah. Usai menikah, keduanya memilih tinggal bersama orang tua Karin.

Bacaan Lainnya

Dua tahun tinggal bersama mertua, membuat Donwori tak betah.

Alasannya, Karin belum juga hamil. Karena sungkan belum bisa memberikan cucu, Donwori pun meminta Karin tinggal dan hidup bersama di rumah Donwori. Namun ajakan itu justru ditolak mentah-mentah Karin.

“Karena kalau tinggal di rumah saya kan bisa mandiri. Tapi dianya yang enggak mau dan bersikeras tetap di rumah mertua,” ujar Donwori.

Setiap hari Donwori berusaha membujuk Karin. Sayang, ajakan itu selalu berujung adu mulut.

Suasana rumah pun panas bak mau perang dunia ketiga. Selalu silang pendapat dan berujung caki maki.

Baca Juga :  Nikah tanpa Izin, Istri Penjarakan Suami

“Niat saya kan baik, biar bisa mandiri. Rumah lho bukan kosan. Toh kalau tingga sama orang tua juga sungkan,” imbuh Donwori.

Singkat cerita, perseteruan Donwori dan Karin pun semakin memanas.

Puncaknya Karin kerap marah-marah dan tak lagi menghargai Donwori. Kerap dihina sebagai suami yang tak bertanggung jawab.

Mendengar ucapan itu, hati Donwori pun panas. Saking mangkelnya, Donwori langsung menalak Karin.

Ia pergi ke Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya untuk urus perceraian. Katanya sudah enggak tahan.

“Saya ajak tinggal di rumah ya karena saya tanggungjawab. Ini kok malah nyeleneh jadi istri. Sudah lah, saya cerai langsung, Mas,” paparnya. (*/opi)

 



Pos terkait