Gubernur Kalteng Perintahkan PBS Realisasikan Plasma

Tim Gakum Pemprov Kalteng segera Telaah Perizinan PBS

Gubernur Kalteng
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meminta seluruh perusahaan besar swasta (PBS) kelapa sawit di Bumi Tambun Bungai, untuk segera memenuhi atau melaksanakan kewajiban plasma pada masyarakat.

Hal ini disampaikan Sugianto mengingat adanya permasalahan antara masyarakat dan kebun yang berdampak pada aktivitas masyarakat dan perusahaan itu sendiri. Termasuk wacana pemerintah pusat untuk melakukan audit perusahaan sawit.

Bacaan Lainnya

Sugianto juga telah meminta dinas terkait, seperti perkebunan, kehutanan, bidang hukum, berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam upaya penegakan hukum.

”Kami menekankan pihak perusahaan sawit atau PBS lainnya untuk segera merealisasikan plasma pada masyarakat. Kami juga menyambut baik pemerintah pusat dalam upaya mengaudit perusahaan sawit. Di Kalteng juga melakukan upaya pengecekan tim terpadu. Apabila ada ditemukan yang melanggar hukum, akan ditindak tegas. Kalau perlu dicabut izinya,” tegas Sugianto, Senin (30/5).

Baca Juga :  Terungkap, Tarif PSK Online di Lamandau

Gubernur menegaskan, dalam situasi masyarakat dan pihak perusahaan terlibat konflik, dia akan mengecek dan memanggil pihak perusahaan. Termasuk mendengarkan aspirasi warga untuk mencermati secara utuh mengenai permasalahan yang terjadi.

”Kami akan kroscek dari perusahaan dan warga. Tentu melihat dengan seksama permasalahanya. Intinya, PBS harus dapat merealisasikan plasmanya dan membantu masyarakat,” ucapnya.

Mengenai peristiwa beberapa hari lalu di perkebunan sawit grup perusahaan Wilmar, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sugianto mengatakan, kisruh tersebut juga menjadi perhatian serius. Pemprov Kalteng bersama Pemkab Kotim dan Seruyan akan segera melakukan pengecekan untuk meninjau langsung.

”Saya sudah hubungi langsung Bupati Kotim dan Seruyan untuk mengoordinasikan hal ini. Nanti kami akan cek sama-sama ke sana, bersama kepala daerah untuk menindaklanjuti informasi tersebut,” ucap Sugianto.

Pos terkait