SAMPIT – Partai final sepak bola menjadi cabang olahraga terakhir sekaligus penutup dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Kotawaringin Timur (Kotim). Event akbar itu mengukuhkan Mentawa Baru Ketapang sebagai juara umum.
Dalam pertandingan partai final terakhir, Kecamatan Bukit Santuai bertanding melawan Mentaya Hilir Selatan. Pertandingan berlangsung alot dengan dua kali tambahan waktu. Penonton yang diperkirakan berjumlah seribu lebih antusias menyaksikan.
Sore itu pertandingan berlangsung lancar meski awan sedikit kelabu. Semakin sore penonton semakin berdatangan bahkan sampai mendekati tepian arena lapangan sepak bola.
Pemandu pertandingan sepak bola Rudi Setiawan mengatakan, dalam pertandingan partai final hingga babak akhir perolehan skor masih 0-0, sehingga ada penambahan waktu 2 x 35 menit pada babak pertama dan penambahan waktu 20 menit. Penentuan pemenang dilakukan melalui adu penalti.
Dari adu penalti, Bukit Santuai unggul dengan skor 4-3. Mengenai insiden di tengah pertandingan yang sempat memanas hingga kontak fisik, menurut Rudi, sudah biasa terjadi.
”Itu hanya persoalan kecil dan bisa dinetralkan wasit. Dalam partai final ini pertandingan memang cukup melelahkan. Tingkat emosi pemain menjadi lebih sulit terkendali. Semua pemain berjuang sekuat tenaga ingin menang, sehingga wajar ada terjadi percekcokan dan ada yang cedera,” ujarnya.
Kendati demikian, partai final pertandingan sepak bola berjalan lancar dan para pemenang berhak mendapatkan bonus dari berbagai pihak. ”Khusus untuk cabor sepak bola Ketua KONI Kotim telah berjanji menyiapkan uang tunai Rp 5 juta untuk pemenang dan ada tambahan Rp 1 juta dari Wabup Kotim untuk pemenang. Serta tambahan lagi dari Ketua Askab, Ali Natadilaga sebesar Rp 1 juta, sehingga Bukit Santuai yang memenangkan pertandingan sepak bola mendapatkan bonus Rp 8 juta,” ujarnya.
Di pertengahan rehat pertandingan, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim Ahyar Umar mengatakan, Porkab Kotim akan kembali digelar empat tahun yang akan datang yakni pada tahun 2026.
”Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkab Kotim, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Kotim yang telah mendukung. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan seluruh yang terlibat dalam pekan olahraga kabupaten,” kata Ahyar pada acara penutupan Porkab Kotim 2022.
Dia mengatakan, kecamatan yang memperoleh juara umum akan mendapatkan piala sekaligus dana pembinaan dari Bupati Kotim sebesar Rp 5 juta yang ditujukan kepada Kecamatan MB Ketapang.
”Khusus cabor sepak bola karena saya sudah berjanji, tim yang juara hari saya sumbang dana Rp 5 juta dan ada tambahan dari Ibu Wabup sebesar Rp 1 juta,” kata Ahyar.
Wakil Bupati Kotim Irawati juga memberikan ucapan selamat atas prestasi para atlet yang sudah berjuang memperebutkan medali. ”Tidak banyak yang ingin saya sampaikan. Saya ucapkan selamat atas prestasi yang sudah diraih oleh atlet yang mengikuti cabor. Selamat untuk Kecamatan MB Ketapang yang berhasil meraih juara umum dan saya sangat mengapresiasi kerjakeras seluruh panitia dan pihak tang terlibat sehingga Porkab berjalan sukses,” kata Irawati sebelum menutup kegiatan Porkab Kotim.
Dia berharap melalui Porkab Kotim dapat menjaring bibit atlet muda hingga ke pelosok desa. ”Terima kasih kepada para atlet yang sudah berjuang. Terus berlatih dan wujudkan berprestasi untuk kebanggaan Kotim,” ujarnya.
Selain itu, Irawati menambahkan, pelaksanaan Porkab Kotim merupakan bagian dari tahapan menuju Porprov 2023. ”Penyelenggaraan Porkab ini juga salah satu bagian dari pembinaan olahraga prestasi menuju Porprov 2023 yang insya Allah tahun depan Kotim ditunjuk sebagai tuan rumah. Saya berharap kita semua sama-sama menyukseskan Porprov tahun depan,” ujarnya.







