Kapolda Perintahkan Sikat Mafia Tanah

Sengketa dan Persoalan Tanah Merugikan Investasi di Kalteng

berantas mafia tanah
BASMI MAFIA: Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto mendengarkan paparan personel Polda Kalteng terkait persoalan pertanahan di Kalteng, Rabu (3/8) di halaman Dit Samapta Polda Kalteng. (DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto memerintahkan jajarannya untuk memberantas mafia tanah tanpa tebang pilih. Mafia tanah dinilai dapat merusak iklim investasi di Kalteng, sehingga penegakan hukum yang tegas harus diberikan pada pelakunya.

”Mafia tanah harus diberantas. Siapa pun yang terlibat segera tindak. Tidak pandang siapa pun. Sebab, jika persoalan pertahanan terjadi berulang-ulang, maka investor bisa berpikir ulang berinvestasi di Kalteng,” kata Nanang saat meninjau Satgas Mafia Tanah bentukan Polda Kalteng, Rabu (3/8).

Bacaan Lainnya

Nanang juga menginstruksikan aparat untuk melakukan pengecekan soal tanah, khususnya  di beberapa lokasi Kota Palangka Raya. Salah satunya di Jalan Hiu Putih. Persoalan tersebut harus segera dituntaskan. Jangan sampai berlarut-larut.

”Siapa yang berulah, tegas saja ditindak. Pokoknya yang terlibat persoalan itu tindak saja. Jangan sampai takut. Jika persoalan tanah bisa segera diselesaikan, maka akan banyak investor yang datang,” ujarnya.

Baca Juga :  Kecamatan Jekan Raya masih Zona Merah

Menurut jenderal bintang dua ini, persoalan tanah tidak lepas dari perbuatan sekelompok orang yang ingin memiliki tanah orang lain. Keberadaan mereka jelas merugikan dunia investasi di Kalteng, karena investasi selalu melihat proses penegakan hukum agar memberikan kepastian dalam berusaha.

Dia mengungkapkan, di kepolisian ada beberapa persoalan tanah yang sudah diproses. Pihaknya akan mencari benang merah yang menjadi aktor persoalan tanah selama ini. ”Kami akan kejar dan proses secara hukum,” tegas Nanang.

Pos terkait