Keluarga Pertanyakan Misteri Kematian Pegawai RSUD Murjani

kasus
BELUM TERUNGKAP : Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP penemuan mayat Hotma Hutahuruk yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka pada Februari 2022 di Jalan Pelita Barat, Kecamatan MB Ketapang, Sampit. Kasus kematian pegawai RSUD dr Murjani Sampit itu masih belum terungkap. (DOKUMEN/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Kasus kematian pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, Hotma Hutahuruk, belum terungkap.

Penasihat hukum sekaligus keluarga korban, LBN Tungkup menyebut, waktu dua tahun mengungkap kasus kematian seseorang termasuk sangat lama. Keluarga korban memerlukan keadilan untuk kerabat mereka yang dibunuh secara misterius tersebut.

Bacaan Lainnya

”Dua tahun ini belum ada tanda-tanda dari pihak kepolisian bisa membuat kasus ini jadi terang-benderang. Sampai saat ini masih tidak jelas. Padahal, polisi punya cara sendiri. Di mana pola pengungkapkan kasus yang dikenal dengan scientifik crime selama ini? Kami sangat menyesalkan lambatnya pengungkapan kasus ini,” katanya, Selasa (23/1/2024).

Menurutnya, kasus tersebut menjadi salah satu perkara yang belum terungkap di Kotim. Dia mempertanyakan penanganan yang sudah dilakukan. Sebab, pihaknya tidak pernah mendapatkan perkembangan hasil penyelidikan dari polisi terhadap kasus pidana tersebut.

Baca Juga :  Bayi Hasil Hubungan Terlarang Dibuang di Kebun Sawit

”Seharusnya kami sebagai keluarga korban diberikan hasil perkembangan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP),” katanya.

Dia mempertanyakan keseriusan penyidik mengungkap perkara itu. Seharusnya kasus yang menjadi perhatian publik tersebut mendapatkan penanganan prioritas dan cepat, membuktikan kinerja bidang reserse dan kriminal berjalan dengan baik.

”Terus terang kami berharap dengan pejabat polisi ini bisa mengungkap kasus ini. Jangan berlarut-larut,” tegasnya.

Jenazah Hotma Hutahuruk warga pada Februari 2022 di Jalan Pelita Barat, Sampit. Saat ditemukan, tubuh ibu dua anak itu telah membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap. Dia diduga korban dibunuh di tempat lain, lalu jasadnya dibuang di Jalan Pelita Barat. (ang/ign)



Pos terkait