Tabrakan dengan Truk, Pengendara Sepeda Listrik Nyaris Tewas

laka pbun (3)
KECELAKAAN: Kecelakaan melibatkan pengendara sepeda listrik dan truk di Jalan Pelita, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, Selasa (23/1) pukul 14.00 WIB. (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Dua anak di bawah umur pengendara sepeda listrik mengalami kecelakaan tragis di Jalan Pelita, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (23/1/2024).

Sepeda listrik yang dinaiki bocah tersebut dihajar truk yang melaju kencang. Korban terseret sekitar lima meter dan berhenti setelah truk masuk dalam drainase dan menghantam tembok.

Bacaan Lainnya

Dua pengendara sepeda listrik itu tergencet. Satu di roda belakang dan satu di depan, sementara sepeda listrik rusak parah di bawah truk dan bagian depan truk ringsek.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut berupaya menolong. Evakuasi sempat sulit dilakukan karena kedua korban tertindih roda. Puluhan warga berupaya mengangkat badan truk dan satu per satu korban ditarik dari bawah roda, lalu dilarikan ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Kapolsek Kumai AKP Firman Ernanto mengatakan, kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda listrik dan kendaraan roda enam KH 9660 GH itu bermula ketika truk kuning tersebut melaju dari arah Kantor Urusan Agama Kumai menuju Kantor Kecamatan Kumai.

Baca Juga :  Menyamar Jadi Pemulung, Pencuri di Sampit Ini Gasak Pompa Air Warga

”Saat truk berjalan, muncul secara tiba-tiba sepeda listrik yang di kendarai dua anak di bawah umur. Sopir truk mencoba menghindar dengan membanting setir ke arah kiri jalan,” katanya.

Celakanya, ketika sopir truk membanting ke kiri, pengendara sepeda listrik justru menambah kecepatan, sehingga mereka tertabrak dan terseret sekitar lima meter.

Polsek Kumai langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan dan mengamankan sopir truk tersebut. ”Sopir truk kami amankan ke Mapolsek Kumai untuk dimintai keterangan, sementara dua korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Kepala Seksi Pelayanan Rawat Inap RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Aiman Dinata mengatakan, dokter sedang melakukan penanganan intensif terhadap dua korban kecelakaan.

”Satu orang cedera kepala berat, penurunan kesadaran, dan akan di lakukan CT-scan, sementara satunya luka robek tak beraturan di punggung kaki kanan,” ujarnya. (tyo/ign)



Pos terkait