Lanjutan Jembatan Jelai Mulai Dikerjakan

Kalteng - Kalbar Segera Tersambung

jembatan jelai kalteng kalbar
PEMBANGUNAN JEMBATAN JELAI: Pengerjaan sisa bentang jembatan Jelai mulai dikerjakan dan di lokasi sudah nampak mobilitas alat berat dan pengangkutan tiang jembatan. (FAUZIANUR/RADAR SAMPIT)

SUKAMARA – Pengerjaan lanjutan Jembatan Jelai mulai dilaksanakan. Di lokasi terlihat sejumlah pekerja sedang mengangkut tiang-tiang jembatan ke lokasi pekerjaan. Jembatan ini masih menyisaka nsatu bentang untuk tersambung ke daratan wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).

“Sudah beberapa hari ini berlangsung pengangkutan tiang jembatan dari seberang ke lokasi. Semoga jembatan segera terhubung,” kata Aliansyah, salah seorang warga yang sedang rekreasi di Jembatan Jelai.

Pantauan di lapangan terlihat para pekerja melakukan pemindahan tiang-tiang jembatan dari atas tongkang ke daratan. Bagian ujung jembatan yang akan dikerjakan juga terlihat adanya timbunan tanah. Sedangkan badan jalan dari wilayah Kalbar belum terlihat tersambung ke jembatan meski nantinya sisa bentang sudah tersambung.

Jembatan memang masih menyisakan satu bentang dan oprit hingga sampai di wilayah Kalimantan Barat. Kemudian badan jalan informasinya masih menyisakan sekitar 1 kilometer lebih hingga sampai jembatan. Badan jalan tersebut tinggal menyambungkan dari badan jalan yang sudah ada di wilayah Kalbar.

Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPR-Perkim) Sukamara M. Rizali, menjelaskan pekerjaan yang dilaksanakan menyelesaikan sisa satu bentang jembatan di wilayah Kalbar. Sedangkan badan jalan menuju jembatan, dilaksanakan oleh pihak Kalbar bekerjasama dengan empat perusahaan perkebunan di wilayah mereka.

Baca Juga :  Terdakwa Perusakan Mess Koperasi Divonis Berbeda

“Informasinya pembangunan badan jalan di wilayah Kalbar dilaksanakan oleh pihak perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) empat perusahaan perkebunan. Apakah nanti hingga oprit jembatan atau tidak, kami belum tahu,” terang Rizali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.