Lulusan Fisipol UMPR Wajib Berdaya Saing

Yudisium Diikuti Kalangan Jurnalis, Legislatif, Eksekutif, dan Mantan Kepala Daerah

yudisium UMPR
YUDISIUM: Foto bersama mahasiswa dengan unsure pimpinan Universitas dan Fakultas seusai kegiatan Yudisium, Sabtu (20/4/2024).

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Guntur mengingatkan lulusan universitas tersebut agar lebih melek dengan kesempatan yang ada dan berani mengambil peluang untuk pengembangan diri.

Hal tersebut disampaikannya usai kegiatan Yudisium Sarjana dan Pascasarjana Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UMPR Tahun Akademik 2023/2024.

Bacaan Lainnya

Dalam Yudisium kali ini, mereka meluluskan 269 mahasiswa yang terdiri dari 33 Magister Administrasi Publik, 208 S1 Administrasi Negara, dan 28 S1 Ilmu Komunikasi.

”Sebentar lagi lulus kuliah, ambil peluang dan kesempatan yang ada. Kemudian di era globalisasi harus mengetahui, melek dan update mengembangkan diri untuk terjun di tengah masyarakat,” katanya, Sabtu (20/4/2024).

Dia mengharapkan melalui yudisium itu bisa menciptakan sarjana dan pascasarjana yang berdaya guna dan berdaya saing. Terlebih di era digital sekarang, wajib bisa mengaplikasikan semua kemampuan dalam pelayanan kepada masyarakat dan pengabdian kepada negara.

Baca Juga :  Asap Masih Selimuti Sampit, Kualitas Udara Sempat Level Berbahaya

”Jadikanlah Fisipol sebagai sebagai kebanggan kita bersama, sehingga dapat menjadi suatu kebanggaan dan cerita bagi khalayak agar Kampus UMPR dapat dikenal dengan kebaikannya,” ucapnya.

Sementara itu, Dekan Fisipol UMPR Irwani optimistis lulusan fakultas tersebut mampu memberi manfaat dan dampak yang lebih luas lagi di tengah masyarakat. Karena itulah mereka harus adaptif terhadap perubahan dengan terus memaksimalkan potensi di era yang terus berkembang.

”Yudisuum kali ini lebih banyak daripada semester yang lalu dan tentu calon lulusan ini kita inginkan dan memang saya optimis mereka ini mampu memberi dampak baik sekaligus perubahan di tengah masyarakat,” ucapnya.

Yudisium semester ini juga terbilang unik, karena terdapat banyak tokoh yang berasal dari berbagai macam latar belakang. Mulai dari jurnalis, anggota legislatif, eksekutif, dan ada mantan kepala daerah.

Dia menekankan, acara yudisium bukan hanya menjadi momen pengukuhan gelar sesuai program studinya masing-masing, tetapi juga sebagai langkah awal menuju karier yang lebih baik. Terlebih para mahasiswa ini berasal dari berbagai macam latar belakang.



Pos terkait