Nelayan Kotawaringin Lama Ketiban Berkah Air Pasang 

menjala ikan
MELIMPAH: Nelayan tradisional Kotawaringin Hilir mengambil ikan yang terjerat jaring di Danau Doturan, Minggu (26/5/2024). (Istimewa)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Nelayan di Kecamatan Kotawaringin Hilir, Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ketiban berkah saat air pasang.

Mereka mendapatkan berbagai jenis ikan endemik di Danau Doturan yang bermuara di Sungai Lamandau.

Bacaan Lainnya

Meskipun menggunakan alat ramah lingkungan seperti pukat dan bubu, nelayan mampu mendapatkan puluhan kilogram ikan dalam sehari.

Nelayan Kelurahan Kotawaringin Hilir, Kecamatan Kotawaringin Lama, Rusli Effendi mengaku  memasang pukat dan bubu pada siang hari, dan memungut hasilnya pada malam hari.

Dalam semalam, dia bisa memperoleh 30 kilogram ikan jenis lais dan patin.  Ikan hasil tangkapan dijual ke penampung ikan.

Ikan lais dijual dengan harga Rp60 ribu per kilogram, sementara ikan patin sungai Rp30 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah, potensi perikanan di Danau Doturan masih melimpah, dan bila air mulai menyurut maka hasil perikanan lebih banyak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Natai Raya Keluhkan Pembersihan Ratusan Babi di Tepi Jalan  

Sejauh ini dalam menjalankan aktivitas, warga tidak menemui kendala karena alat tangkap, mesin, dan perahu mereka mendapatkan bantuan dari anggota DPR RI dan DPRD Kobar.

Mereka berharap bahwa keasrian dan kelestarian perikanan endemik di danau  tidak dirusak oleh ulah para penyetrum dan peracun ikan.

“Danau yang ada di wilayah Kotawaringin Lama ini sumber kehidupan nelayan, kami minta agar tidak ada penyetrum dan peracun ikan yang beroperasi di danau-danau yang ada di Kotawaringin Lama,” pungkasnya. (tyo/yit)



Pos terkait