Ngotot Menuntut Gaji Suami di Atas UMK

Ilustrasi (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)

Semakin ke sini, perempuan kian berpikir cerdas. Termasuk cerdas dalam urusan mencari pasangan hidup. Banyak yang mulai menerapkan prinsip, gaji calon suami harus sesuai UMK.

TREN anak muda zaman sekarang sebelum menikah harus punya penghasilan di atas Rp 4,3 juta. Angka ini berpatokan pada nilai UMK (Upah Minimun Kabupaten/Kota) Surabaya tahun 2021. Gara-gara tren ini pula, membuat hubungan rumah tangga antara Karin dan Donwori berakhir di Pengadilan Agama.

Penghasilan suami seberapa pun bakal diterima. Pokoknya, berjanji sehidup semati sampai kakek nenek hingga maut memisahkan. Akan tetapi, semua itu berubah ketika tren gaji di atas UMK baru mau menikah viral di sosial media (sosmed).

Perempuan 25 itu akhirnya menuntut supaya Donwori bekerja lebih keras agar penghasilan bisa di atas rata-rata. Tentu sebagai suami, Donwori mau saja bekerja keras agar anak dan istrinya dapat tercukupi kebutuhannya.

Sayangnya, kenyataan bisa mbeleset karena berbagai sebab. Meski Donwori sudah berusaha sebaik mungkin, namun istrinya tidak bersyukur. “Dia nuntut gaji Rp 8 juta hingga Rp 10 juta per bulan. Ya saya jelas nggak sanggup. Karyawan biasa seperti saya, ya mana bisa,” keluh pria yang kerja di pabrik pakan ternak itu.

Pria 25 tahun itu merasa putus asa dengan istrinya yang ribet menuntut soal gaji di atas rata-rata. Oleh karena itu, tak jarang pasangan muda ini terlibat percekcokan. Hampir setiap hari terjadi, bahkan sempat membuat pasangan muda ini berpisah ranjang.

Berbagai cara dilakuakn Donwori supaya istrinya mengertian dan mau menerima apa yang ada. Karin tetap tak mau tahu. Ia tetap menuntut agar gaji suaminya di atas rata-rata UMK. Karena tak betah dengan ocehan istrinya, Donwori pun memutuskan untuk menceraikan Karin.

“Kalau saya sekelas manajer mungkin bisa, sedangkan saya saja baru dapat pekerjaan. Bisa kerja saja, sudah Alhamdulillah. Kok nglunjak njaluk sing gak mungkin,” ungkapnya. (JPG)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *