Pemudik di Pelabuhan Sampit Capai 7.319 Orang, Diperkirakan Ada Pemudik Susulan

Keberangkatan kapal motor (KM) Kirana III milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) yang bertolak dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
KEBERANGKATAN TERAKHIR: Kapal Kirana III menjadi kapal angkutan penumpang arus mudik Lebaran terakhir yang berangkat dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat (29/4). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Keberangkatan kapal motor (KM) Kirana III milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) yang bertolak dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menjadi kapal angkutan terakhir yang mengangkut pemudik Lebaran 1443 Hijriah.

KM Kirana III dijadwalkan berangkat pukul 12.00 WIB Jumat (29/4) dengan mengangkut sebanyak 706 penumpang, ditambah 7 kendaraan truk besar, 26 mobil pribadi, dan 18 sepeda motor.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit Agustinus Maun mengatakan, selama arus mudik Lebaran 2022 ada 10 keberangkatan yang melayani angkutan penumpang yakni dari PT DLU dan PT Pelni.

”Penumpang yang sudah mudik ke Jawa dari Pelabuhan Sampit sebanyak 7.319 orang. Data ini terakumulasi dari H-15 atau per 17 April 2022 sampai H-3 atau per 29 April 2022,” kata Agustinus Maun, Jumat (29/4).

Baca Juga :  WASPADA!!! Di Kalteng Ada 40 Titik Rawan Kecelakaan, 35 Titik Rawan Macet

Sebelumnya, Kamis (28/4) sore pukul 15.00 WIB, KM Sabuk Nusantara 35 tiba di Pelabuhan Sampit. Delapan jam kemudian, pukul 23.00 WIB Kamis (28/4) malam, pihak penyelenggara Pelabuhan Sampit melepas keberangkatan KM Sabuk Nusantara 35 yang mengangkut 285 penumpang. Kapal diperkirakan akan tiba pada Minggu (1/5) dini hari.

Agus menambahkan, KM Sabuk Nusantara 35 merupakan salah satu kapal perintis yang dikenakan tarif tiket kapal dengan harga lebih terjangkau. ”Untuk tarif tiketnya sudah ditentukan kurang lebih Rp 27 ribu per penumpang ditambah asuransi dan pass masuk menjadi Rp 41 ribu per penumpang. Tarif segini tentunya sangat jauh lebih murah dibandingkan kapal PT Pelni dan PT DLU,” katanya.

Lebih lanjut Agustinus mengatakan, seluruh penumpang sebagian besar sudah melakukan vaksin dosis tiga (booster). ”Dari data yang kami peroleh sebagian besar kurang lebih 80 persen penumpang kapal sudah vaksin booster, kalau belum booster kami sudah menyiapkan pos layanan vaksinasi Covid-19 dan layanan pemeriksaan rapid tes antigen,” katanya.

Pos terkait