SAMPIT – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ketapang AKP Syamsul Bahri menegaskan, jumlah pelaku pengeroyokan terhadap pelajar SMPN 4 Sampit tersebut tak sampai puluhan orang, namun hanya empat pelaku.
”Kami sudah menangani masalah ini sejak kejadiannya. Pelakunya cuma empat orang saja,” tegas Syamsul, Jumat (17/12).
Kepastian tentang jumlah pelaku empat orang itu didapat saat Tim Unit Reskrim Polsek Ketapang memanggil pihak sekolah dan keluarga korban ke Kantor Polsek beberapa jam setelah keributan terjadi.
”Bahkan, korban yang sudah sadar dan diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit juga ikut dihadirkan. Di situlah terungkap pelakunya cuma empat orang. Waktu itu korban juga tidak membantahnya,” katanya.
Dalam pertemuan itu, kata Syamsul, pihak sekolah meminta agar diberikan kesempatan untuk dilakukan mediasi dengan sejumlah pihak. Polsek Ketapang mempersilakan.
”Kami akan mengawal mediasi ini dan ini sudah kami sampaikan kepada mereka (sekolah, Red). Jika mediasi gagal, kami siap melanjutkan proses hukumnya,” tegas Kapolsek.
Korban pengeroyokan telah menjalani pemeriksaan di Kantor Unit Reskrim Polsek Ketapang untuk mengetahui kronologi sebenarnya. Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa baju seragam sekolah korban. (sir/ign)








