Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri

PT SKS Listrik Kalimantan MoU Bersama UPR

PT SKS Listrik Kalimantan dan UPR
Pihak PT SKS Listrik Kalimantan dan UPR ketika melakukan Mou tentang kolaborasi perguruan tinggi dan industri, di ruang Rapat Rektorat UPR Lantasi II, Selasa (18/4).(dodi/radar palangkaraya)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com-PT SKS Listrik Kalimantan menjalin kesepakatan kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) dengan Universitas Palangka Raya (UPR), di di ruang Rapat Rektorat UPR Lantai II,Selasa (18/4).

Hadir langsung  Deputy Chief Executive Officer (CEO) PT SKS Listrik Kalimantan Johannes Boyke Apriadi Nugroho  dan Head Division of Public Affairs Maulana Muhammad. Kemudian Rektor  UPR Prof Dr Salampak Dohong, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Natalina Asi M.A dan Kepala UPT Teknologi dan Informasi di UPR, Vontas Nahan.

Bacaan Lainnya
Gowes

Johannes Boyke Apriadi Nugroho menyampaikan, langkah ini sebagai bentuk komitmen pihaknya untuk melaksanakan arahan dari presiden Republik Indonesia, bahwa industri dan dunia pendidikan tidak boleh ada perbedaan  sangat jauh, sehingga pihaknya menjembatani hal tersebut.

”Kita buat MoU dengan UPR untuk melakukan kerjasama di bidang edukasi, riset dan lainnya. Kami menilai, peran pendidikan sangatlah besar pada era revolusi industri saat ini. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri harus dapat dilakukan guna mencetak lulusan yang kompetitif dan siap dalam menghadapi dunia industri,” ujarnya didampingi Head Division of Public Affairs Maulana Muhammad.

Baca Juga :  Waspadai Pencurian Data di Kalimantan Tengah

Johanes juga menerangkan, dengan kolaborasi sebagai salah satu wujud penguatan program pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi, diharapkan mampu mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan sistem link and match.

”Harapan kita agar bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang mumpuni ketika masuk ke industri kita. Melalui sinergitas tersebut dapat membantu institusi pendidikan dalam mengembangkan kurikulum yang lebih komprehensif, dan di sisi industri akan mendapatkan sumber daya yang terbaik,” ujarnya.

Johanes menambahkan, agar perusahaan bisa terus konsisten perlu ditunjang dengan riset sehingga berjalan efisien, aman, ramah lingkungan. Sampai akhirnya memiliki kontribusi dengan masyarakat sekitar. Salah satunya membuat pemetaan sosial dan mengukur apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.



Pos terkait