PT.SSMS Tbk Gandeng Kodim 1014 PBN Salurkan Paket Sembako

Untuk Korban Banjir Kelurahan Raja Dan Mendawai

society 100 eks
BANTUAN: Penyerahan paket sembako dari PT. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Tbk di Kelurahan Mendawai pada Rabu (5/6) (Syamsudin/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Penyaluran bantuan sosial dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Tbk – Citra Borneo Indah (CBI) Group di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat terus berlanjut.

Kali ini mereka bekerjasama dengan Kodim 1014 Pangkalan Bun dalam momen peringatan HUT TNI, Rabu (5/10).

Mewakili Departemen Head CSR PT. SSMS, Tbk Mahesha Lugiana,  Manager CSR Anita Erliana di lokasi kegiatan menjelaskan bahwa bantuan sosial yang disalurkan hari ini menyasar dua kelurahan.

Aksi sosial tersebut yakni menyalurkan paket sembako di Kelurahan Mendawai dan Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan.

“Total bantuan yang kami serahkan hari ini sebanyak 100 paket sembako untuk kelurahan tersebut. Selain bekerjasama dengan Kodim 1014 Pangkalan Bun, kami juga melibatkan perangkat kelurahan agar bantuan tersebut bisa tepat sasaran,” katanya.

Menurutnya Sasaran penerima paket sembako kali ini bukan hanya warga yang terdampak banjir di dua kelurahan tersebut. Namun juga beberapa warga yang dianggap berkebutuhan khusus.

“Bantuan bagi warga yang berkebutuhan khusus kami serahkan secara langsung. Kemudian bagi korban banjir, bantuan sosial yang diserahkan kali ini merupakan tambahan untuk mengakomodir warga yang belum terdata saat kondisi banjir sedang parahnya beberapa waktu lalu,” jelas Anita Erliana.

Baca Juga :  Waspadai Munculnya Kasus Baru Covid-19

Terkait hal itu, lanjut Anita, pihaknya telah secara langsung meminta maaf dan warga cukup berbesar hati dan memaklumi karena penanganan lebih dulu mengutamakan warga terdampak banjir dengan tingkat kedaruratan paling tinggi.

“Kami berharap warga bisa menerima bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa solidaritas jajaran PT. SSMS, Tbk atas kesulitan warga karena aktivitas usaha kami berada di Kabupaten Kobar. Kami harus peka terhadap kesulitan yang dialami warga,” pungkasnya. (sam/sla)

Pos terkait