Sediakan Wadah Menambah Kompetensi Ilmu, PDGI Kotim Gelar Seminar Kesehatan

Puluhan peserta dari latar belakang profesi dokter gigi yang bertugas diwilayah Kalteng dan Kalsel mengikuti seminar kesehatan
SEMINAR KESEHATAN:  Puluhan peserta dari latar belakang profesi dokter gigi yang bertugas diwilayah Kalteng dan Kalsel mengikuti seminar kesehatan yang diselenggarakan PDGI Kotim di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Sabtu (20/5). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Pentingnya menambah wawasan dan mengupdate ilmu sudah menjadi suatu keharusan yang dilakukan oleh sumber daya manusia (SDM), terutama tenaga kesehatan. Wawasan menambah kompetensi itu salah satunya bisa didapat dengan mengikuti seminar kesehatan seperti yang diselenggarakan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Ballroom Aquarius Boutique Hotel Sampit, Sabtu (20/5). Kegiatan itu diselenggarakan bertepatan dengan Hari Bakti Dokter Indonesia dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke-115 tahun yang jatuh pada 20 Mei 2023.

Seminar kesehatan yang digelar selama dua hari pada 20-21 Mei 2023 dihadiri oleh 63 peserta dari kalangan dokter gigi tidak hanya yang bertugas di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Palangka Raya, Murung Raya, Barito Utara dan Banjarmasin.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Pelaksana Seminar Forum Mentaya Dentistry (Formedent) dr Julian Dwi Putra Kusuma Thendean mengatakan, selama dua hari para peserta seminar akan diberikan dua materi tentang Biometric Anterior Composite Restoration in Daily Practice dan The Art and Science of Class II Composite Restoration in Daily Practice dan Hands On Biometric Anterior Composite Restoration in Daily Practice yang disampaikan oleh pemateri dari Surabaya bernama drg Yusuf Bagus Pamungkas, Spesialis Konservasi Gigi.

Baca Juga :  Segini Besarnya Dampak Kinerja Tim Reforma Agraria untuk Warga Kotim

“Seminar kedokteran gigi kali ini kami mengambil tema Restoration in New Era. Ada dua materi tentang restorasi komposit pada gigi bagian depan (anterior) dan ilmu tentang seni restorasi komposit kelas II dalam praktik sehari-hari dan juga ada hands on semacam pelatihan keterampilan,” kata dr Julian Dwi Putra Kusuma Thendean.

Ketua PDGI Kotim drg Nadia Rini mengatakan,  seminar ini dapat menjadi wadah dalam meningkatkan kompetensi di bidang konservasi gigi, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi pada pasien khususnya masyarakat di Kotim.

“anggota kami yang saat ini 49 dokter gigi yang bertugas di wilayah Kotim dan Seruyan. Kegiatan seminar ini juga bisa diikuti oleh seluruh dokter gigi yang bertugas di Kalteng dan provinsi lainnya,” ujarnya.



Pos terkait