Seorang ASN dan Pensiunan Ditemukan  Wafat

open utama

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com-Nasib malang menimpa berinisial FE (37), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) ini ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertelungkup miring ke kanan di kediamannya, di Jalan Dr. Murjani,Selasa (20/12) dini hari. Korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, yang merasa curiga dengan tak ada aktivitas sejak Minggu, (18/12/2022) lalu.

Menurut keterangan kerabatnya, FE mempunyai  penyakit  tekanan dan asam urat . Temuan mayat ini ditangani oleh Sat reskrim Polresta Palangkaraya, dan  ditangani oleh Polsek Pahandut. Mayat dibawa  ke RS Doris Sylvanus untuk dilakukan visum luar.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Pahandut, Kompol Saiful Anwar, melalui Kanit Reskrim, Aiptu Rimawan mengatakan, sejumlah barang yang ditemukan di sekitar TKP antara lain obat promag , Neozep Forte , minuman extra joss  dan rokok surya 16.

Selanjutnya, dilaksanakan olah TKP oleh Unit Inafis Sat Reskrim Polresta Palangka Raya dibantu Pers Polsek Pahandut,  ERP Team, SPKT Polresta. Berdasarkan pemeriksaan awal di TKP, bahwa korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamarnya.

Baca Juga :  Ratusan Rumah di Mantangai Terendam

Rimawan mengungkapkan, kejadian berawal pada saat adik FE berinisial NN (32) curiga dengan yang tak kunjung keluar dari kamar.”Kemudian saksi ini mencoba menghubungi saudaranya itu melalui telepon. Namun tak ada jawaban,” tukasnya.

Selain itu, berdasarkan keterangan dari saksi,  bahwa pada hari Minggu  saksi  tidak pernah melihat saudaranya itu keluar dari kamar, padahal tinggal satu rumah dengan saksi. Lalu karena merasa tidak pernah melihat yang bersangkutan keluar dari kamar, saksi pun berusaha mencari tahu. Ketika saksi membuka kamar saudaranya itu, ternyata mencium aroma tidak enak  dan di dalam melihat kondisi FF dengan badan membiru dan posisi tertelungkup dan tak bernyawa.

“Kemudian saksi ini memberitahukan peristiwa tersebut ke suaminya dan melaporkan ke Polsek Pahandut,” ucap Rimawan.

Ia melanjutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pada tubuh FF tidak terdapat tanda-tanda kekerasan dan unsur pidana.Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, FF mengidap penyakit tekanan darah serta asam urat.

Pos terkait