Tambang Emas Bikin Sungai Lamandau Cepat Dangkal

TAMBANG EMAS ILEGAL : Anggota Satreskrim Polres Lamandau saat menangkap pelaku tambang emas ilegal di Sungai Lamandau beberapa waktu lalu. Aktivitas tambang emas ilegal diduga ikut menjadi penyebab pendangkalan Sungai Lamandau.( ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

Selanjutnya untuk lokasi penambang emas dengan rakit, aparat mengamankan satu tersangka bernama Suryadi. Ia bekerja sendiri tanpa dibantu orang lain.

Dari kegiatan penambangan yang dilakukannya, tersangka telah menghasilkan emas murni kurang lebih seberat 10 gram dan telah dijual ke pengepul asal Provinsi Kalimantan Barat yang datang ke rumah tersangka, dengan harga Rp.7.000.000. Selanjutnya uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. “Ia mengaku sudah menambang emas sejak Desember 2020,” kata Kasat.

Bacaan Lainnya

Ia menyebut bahwa pasal yang disangkakan pada Suryadi adalah Pasal 158 Junto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. “Yakni Setiap orang yang melakukan Penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5  tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar,” pungkasnya. (mex/sla)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *