Teknik Membatik Ecoprint Makin Diminati

Hasil Menawan, Tak Kalah dengan Produksi Mesin

batik ecoprint lamandau kalteng
PELATIHAN: Para kader penggerak PKK Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau ikuti pelatihan membatik dengan teknik ecoprint. Ecoprint adalah teknik memberi pola atau motif pada bahan (kain) menggunakan bahan alami seperti bunga, daun, dan batang tumbuhan. (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

NANGA BULIK – Para kader penggerak PKK Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau ikuti pelatihan membatik dengan teknik ecoprint. Ecoprint adalah teknik memberi pola atau motif pada bahan (kain) menggunakan bahan alami seperti bunga, daun, dan batang tumbuhan.

Ketua TP PKK Lamandau Rusdianti Hendra Lesmana mengatakan, di masa pandemi ini diharapkan para ibu rumah tangga tetap bisa produktif. Melalui pelatihan pembuatan batik ecoprint yang diselenggarakan TP PKK Provinsi Kalteng itu diharapkan dapat menjadi salah satu ide peluang usaha skala rumah tangga.

“Karena tekniknya mudah, tanpa menggunakan bahan kimia sehingga ramah lingkungan, bahannya alami dan mudah ditemukan di sekitar rumah. Teknik pembuatannya juga cukup sederhana sehingga bisa dilakukan skala rumah tangga,” ungkap Rusdianti.

Pantauan koran ini, ibu-ibu yang ikut pelatihan tampak bersemangat. Kain-kain yang awalnya putih bersih, berubah menjadi lebih cantik dengan motif dan dan bunga yang mereka tempel. Teknik ecoprint yang digunakan adalah dengan cara steam atau dikukus. Sehingga warna alami pada kain bisa lebih awet.

Baca Juga :  Seruyan Dapat 572 Formasi CPNS dan P3K

“Kain yang sudah diwarnai ini bernilai ekonomis cukup tinggi. Kainnya bisa digunakan langsung untuk selendang, kerudung, atau bahan kain pakaian. Pastinya limited edition, karena tiap kain akan berbeda motifnya,” ungkapnya.

Ia berharap ilmu yang diberikan bisa benar-benar di aplikasikan dan dikembangkan . Sehingga kedepan industri kecil rumah tangga ini bisa ikut menopang perekonomian keluarga. (mex/sla)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.