Terisolasi Banjir, Warga di Desa Ini Konsumsi Singkong

Desa Kahingai Kecamatan Belantikan Raya,Kabupaten Lamandau,Banjir,banjir kalteng,banjir lamandau
Perjuangan tim BPBD Lamandau ketika mengantar bantuan sembako untuk korban banjir di pelosok daerah tersebut, dengan melalui jalan yang rusak parah.(istimewa)

NANGA BULIK, RadarSampit.com – Banjir berkepanjangan yang menimpa wilayah Kabupaten Lamandau telah memutus beberapa akses jalan menuju desa-desa. Akibatnya,  ada beberapa desa yang terisolasi, bahkan sampai kehabisan bahan pangan karena kesulitan akses transportasi pengangkutan barang .

“Saya sempat mendapat laporan  bahwa ada sebagian warga Desa Kahingai Kecamatan Belantikan Raya yang terpaksa  makan dengan singkong beberapa hari, karena sembako habis akibat putusnya akses jalan disebabkan banjir,” ujar Bupati Lamandau H Hendra Lesmana.

Bacaan Lainnya

Setelah mendapat laporan tersebut, dua hari yang lalu bupati langsung mengirimkan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat,  untuk mengirimkan bahan pangan. Dengan penuh perjuangan, mereka harus melalui jalan yang rusak parah, mencari jalan pintas untuk mengindari genangan banjir, hingga akhirnya mobil bantuan pangan berhasil sampai ke lokasi.

“Tim dari  BPBD telah berhasil menembus dengan membawa sembako yang diterima langsung kepala desa, sehingga kini mereka bisa mendapatkan beras lagi,” ungkap Hendra.

Baca Juga :  Jadi Buron, Pelaku Investasi Bodong Ratusan Juta Berjualan Kue di Pasar

Dirinya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh tim penanggulangan bencana daerah yang telah bekerja siang malam, untuk membantu menangani dampak banjir tahun ini.

“Kepada tim yang bertugas di lapangan, baik yang melakukan penyelamatan dan evakuasi maupun yang mengirimkan bantuan , bekerjalah dengan ikhlas dan selalu berhati-hati. Semoga kita semua diberikan keselamatan dalam menjalankan amanah ini,”pungkas Hendra Lesmana. (mex/gus)

Pos terkait