Tiga Nyawa Melayang di Jalanan akibat Kecelakaan Lalu Lintas Selama Sepekan 

lokasi kecelakaan
OLAH TKP: Personel Satlantas Polres Kotim melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) tabrakan beruntun di jalan Jenderal Sudirman, kilometer 6,5, Sampit, belum lama tadi. (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Beberapa hari belakangan ini angka kecelakaan lalu lintas sering terjadi di wilayah Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kotim). Dalam sepekan, terhitung sejak 25 Februari hingga 3 Maret 2023, 3 orang dikabarkan meninggal dunia.

Kasatlantas Polres Kotim AKP Firdaus Canggih Pamungkas mengatakan, kecelakaan yang terjadi karena pengendara yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas.

Bacaan Lainnya

”Faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) karena tidak mematuhi tata tertib berlalu lintas,” kata Canggih, Kamis (7/3/2024) siang.

Canggih menyebutkan, dalam sepekan, tercatat sudah ada 7 kasus kecelakaan yang terjadi, 3 kasus diantaranya korban meninggal dunia dan 5 orang mengalami luka-luka.

”Kewaspadaan saat berkendara wajib ditingkatkan. Selain jalan yang licin saat hujan hari, kurangnya penerangan lampu di jalan juga bisa mengakibatkan kecelakaan,” ucapnya.

Baca Juga :  Antisipasi Pelanggaran, Propam Cek Senpi Anggota Polres

Canggih menegaskan, selama Operasi Keselamatan Telabang 2024, pengendara harus mematuhi aturan berlalu lintas. Hal ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.

Diketahui, kasus laka lantas terbaru, seorang wanita hamil tewas di jalanan setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk mogok. Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Tjilik Riwut, kilometer 18, Kecamatan Kota Besi, Kotim, Minggu (3/3/2024) lalu. (sir/fm)

 



Pos terkait