Tim Gabungan di Katingan Razia Miras Selama Ramadan

razia miras
RAZIA : Petugas gabungan, Satpol PP, Polisi dan TNI melaksanakan razia miras dan pemeriksaan pengunjung tempat hiburan malam selama Ramadan di Kabupaten Katingan. ISTIMEWA/RADAR SAMPIT

KASONGAN,Radarsampit.com – Satpol PP bersama Kepolisian dan TNI menertibkan sejumlah tempat hiburan malam dan kios penjual minuman beralkohol (Minol) atau minuman keras (miras) di Kecamatan Katingan Hilir.

Penertiban itu dilakukan untuk pembatasan kegiatan masyarakat dan memberi kesempatan umat muslim melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan.

Bacaan Lainnya

“Petugas telah melakukan pembatasan  terhadap aktivitas dan usaha masyarakat yang berkaitan dengan hiburan malam. Maka, itu dilakukan demi menghormati umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar Katingan Pimanto, Rabu (12/4).

Menurutnya, pengawasan ini dilakukan melalui razia. Mengacu pada Surat Edaran Nomor 1 tahun 2023 yang melakukan pelarangan dan pembatasan beberapa kegiatan selama bulan suci Ramadan 1444 Hijriah.

“Edaran ini berlaku sejak 23 Maret 2023 sampai 22 April 2023. Bahkan, dalam razia kami melibatkan personel dari Koramil dan Polres Katingan,” sebutnya.

Baca Juga :  ASTAGA!!! Baru Menjabat, Nama Kepala BPBD Katingan Sudah Dicatut

Daitambahkan, razia juga menyasar tempat hiburan malam seperti Karaoke yang berada di Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir.

Kemudian, petugas gabungan juga menertibkan kegiatan usaha penjual minuman beralkohol di Kota Kasongan dan Kereng Pangi.

“Kami turut melakukan pemeriksaan tempat karaoke di kilometer 19 Desa Hampalit dan sejumlah kafe yang biasanya menjual minuman beralkohol konsumsi di tempat. Petugas tidak ingin di sana ada tindakan transaksi narkoba dan prostitusi,” jelasnya.

Ia menegaskan, jika ada pelanggaran yang berat dan pihak pemilik usaha tidak mematuhi tentu sanksi terberat yang diberikan adalah pembekuan kegiatan usaha sementara waktu.

“Sehingga, selama Ramadan ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan menyimpang,” harapnya. (sos/fm)

 

Pos terkait