Wanita Muda Ini Gagal Bunuh Diri

Bunuh diri
Perempuan muda berinisial LC (24), yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta asal Kabupaten Murung Raya, ketika sudah berada di RS Muhammadiyah Palangka Raya, setelah sebelumnya sempat melakukan percobaan bunuh diri. (istimewa)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com– Perempuan muda berinisial LC (24), yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta dan merupakan warga Kabupaten Murung Raya ini berbuat nekat.  Dirinya melakukan percobaan bunuh diri  di sebuah barak Jalan Menteng V Kota Palangka Raya, Senin (13/6) malam.

Korban mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara meminum cairan pembersih lantai serta menyayat urat nadi di lengan kirinya.Beruntung,malaikat maut belum mencabut nyawanya secara paksa.  Nyawasanya selamat setelah rekan kerjanya mengetahu dan segera mengevakuasi ke rumah sakit Rumah Sakit Muhammadiyah Palangka Raya.

Bacaan Lainnya

Belum diketahui secara pasti penyebab perbuatan nekat itu, diduga lantaran persoalan kehidupan atau percintaan. Kini LC masih dalam perawatan medis dan akan diperiksa secara intensif,  untuk mengetahui kenapa tindakan tak patut ditiru itu dilakukannya. Persoalan ini pun ditangani Polresta Palangka Raya, melalui Polsek Pahandut.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Melandai, Vaksinasi Digencarkan

Sementara itu, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa melalui Kapolsek Pahandut Kompol Susilowati menjelaskan, salah seorang saksi berinisial BC (25) pria,  yang juga merupakan teman korban mengatakan, dirinya mendapat kabar dari keluarga korban yang tinggal di Kota Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya.

”Saksi ini diminta untuk melihat keadaan korban setelah sempat mengirimkan pesan singkat kepada keluarganya tersebut,” ujarnya.

Susilowati  juga menyampaikan, saat tiba di lokasi BC segera masuk ke barak dan mencium bau menyengat dari cairan pembersih ,  serta melihat botol cairan tersebut tergeletak dilantai dengan isinya yang telah berkurang setengah.

“BC juga menemukan korban terbaring tidak sadarkan diri di tempat tidur dengan luka sayat di lengan kiri dengan tangan kanannya memegang pisau dapur. Mengetahui kondisi korban yang lemas saksi yang panik segera membawanya ke RS Muhammadiyah Palangka Raya,” bebernya.

Pos terkait