Warga Pesisir Kotim Diminta Waspada Banjir Rob

pantai
PANTAI: Objek wisata pantai di Kecamatan Teluk Sampit. (Dok. YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam mengingatkan masyarakat Kotim, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir pantai agar waspada terhadap potensi banjir pesisir atau banjir rob.

”Yang perlu kita waspadai dalam waktu dekat ini adalah banjir rob yang bisa saja terjadi di beberapa titik di daerah selatan,” ujar Multazam.

Bacaan Lainnya

Dia mengimbau masyarakat pesisir lebih hati-hati. Hal ini perlu diwaspadai karena berbahaya bagi nelayan dan juga wisatawan. Potensi banjir rob karena adanya peningkatan ketinggian pasang air laut.

”Saat ini Kotim menghadapi kewaspadaan banjir rob akibat pasangnya air laut,” katanya.

Lebih lanjut Multazam mengatakan, banjir rob terjadi dengan dimensi waktu yang pendek. Sekitar 2-3 jam saat air pasang, namun akan berangsur surut kembali.

Baca Juga :  Segera Bentuk Satgas TPPO, Dirjen Imigrasi Analogikan Paspor dengan SIM

”Kalaupun ada gangguan, hanya transportasi. Itu pun sebentar. Tapi, hal itu juga tetap kita waspadai,” tegasnya.

Banjir rob merupakan banjir di tepi pantai akibat permukaan air laut yang lebih tinggi daripada bibir pantai atau daratan di pesisir pantai. Untuk itu, dia juga mengimbau wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pantai agar tidak bermain air agak ke tengah laut, karena sewaktu-waktu terjadi gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung. (yn/ign)



Pos terkait