AKP Gede Agus Putra Atmaja Kalahkan Agustiar Sabran

Dalam Gelaran Catur Simultan HUT TNI ke-77

agustiar catur
LAGA PERSAHABATAN: Agustiar Sabran melakukan salam komando usai catur simultan dengan AKP Gede Agus Putra Atmaja. (IST/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menggelar catur simultan dalam Turnamen Catur HUT TNI ke-77 di Palangka Raya, Sabtu (30/9). Politikus yang juga menjabat Ketua Dewan Adat Dayak Kalteng itu menghadapi 12 pecatur sekaligus secara bersamaan.

Dari 12 pecatur yang berkesempatan melawan pecatur bergelar Master Nasional itu, hanya dua orang yang berhasil menundukkannya. Satu di antaranya adalah mantan Kepala Satuan Reskrim Polres Kotim AKP Gede Agus Putra Atmaja.

Bacaan Lainnya

Jalannya pertandingan antara Agustiar melawan AKP Agus berlangsung menarik. Agustiar yang memiliki segudang pengalaman dalam turnamen catur ini, tak membuat Gede gentar.

Sebaliknya, dia justru membuat pria yang pernah menahan remis pecatur kebanggaan Indonesia GM Susanto Megaranto itu harus berpikir keras.

Sampai pada langkah empat puluh, Agustiar yang tersudut akhirnya blunder. Dia terpaksa harus menukarkan bentengnya dengan gajah.

Baca Juga :  Agustiar Sabran Apresiasi Konferensi PWI Kotim

Keunggulan kualitas perwira yang dimiliki Gede, tak membuatnya terburu-buru ingin memenangkan pertandingan. Dia tetap bermain dengan tenang dan sabar untuk memburu raja lawan. Sampai akhirnya Ketua Harian PB Percasi Indonesia itu dipaksa menyerah dan mengakui keunggulan Gede.

agustiar catur simultan
SERU: Agustiar Sabran berpikir keras saat berhadapan dengan AKP Gede Agus Putra Atmaja pada catur simultan dalam Turnamen Catur HUT TNI ke-77 di Palangka Raya, Sabtu (30/9). (IST/RADAR SAMPIT)

Sebagai informasi, selama bertugas di Kabupaten Kotawaringin Timur, meski disibukkan dengan tugasnya sebagai aparat kepolisian, Gede Agus Putra Atmaja tak pernah meninggalkan hobinya bermain catur.

Saat sedang tak bertugas, Gede kerap bermain catur dengan pecinta catur lainnya di Sampit. Bahkan, dia kerap menggelar turnamen catur mini sebagai ajang latihan bagi pecatur andalan Kotim untuk menghadapi turnamen besar. Hal itu tak terlepas dari niatnya ingin mengembangkan olahraga catur agar diminati masyarakat serta memiliki prestasi.

Pos terkait