Anak Pejabat Jadi Korban Tabrak Lari

ilustrasi

PANGKALAN BUN –  Anak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Ade Ridho Hadi menjadi korban tabrak lari oleh pengendara roda dua di kawasan Jalan Sudirman, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (15/10) pukul 16.30 WIB.

Saat peristiwa tersebut terjadi, bocah bernama Amar itu baru saja selesai mengaji dan bermaksud pulang ke rumah bersama teman-temannya dengan berjalan kaki. Itu biasa dilakukannya karena jarak dari tempat mengaji ke rumahnya hanya sekitar 50 meter.

Namun saat perjalanan itu, korban diduga ditabrak pengendara sepeda motor jenis honda hingga terpental. Mirisnya lagi, pengendara yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung langsung tancap gas dan menghilang.

Sementara teman-teman Amar, langsung memberitahukan musibah yang menimpa teman mereka ke ibunya dan kemudian dibawa ke rumah.

Saat peristiwa tersebut terjadi, Ade Ridho Hadi yang juga Ketua PKS Kobar sedang menghadiri kajian rutin. “Setiba di rumah saya lihat terdapat lebam di bawah pelipis, awalnya ibunya mengira bahwa kakinya hanya keseleo namun setelah saya lihat seperti patah,” kata Ade Ridho Hadi, Minggu (17/10).

Kemudian dengan menggunakan kendaraan roda dua, Ade Ridho Hadi membawa putranya ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk di rontgen.

Hasilnya selain luka lebam di bawah pelipis akibat terbentur aspal, Amar mengalami patah pada tulang panjang betis sebelah kanan dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Selanjutnya bila kondisinya mengharuskan untuk dirujuk ke rumah sakit di Pulau Jawa, maka ia akan membawa anaknya menjalani pengobatan sesuai rujukan dokter.

Kejadian tabrak lari tersebut juga telah dilaporkan ke SPKT Polres Kobar untuk ditindaklanjuti dengan pencarian pelaku tabrak lari.

Secara pribadi ia menyesalkan perilaku tak bertanggungjawab pengendara roda dua yang langsung melarikan diri dan tidak ada itikad baik untuk menolong korban. “Hari ini saya kembali ke SPKT untuk melengkapi laporan peristiwa yang menimpa anak saya, mohon doanya agar cepat sembuh,” pungkasnya. (tyo/sla)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *