Bayi Mengapung di Mentaya

Penemuan mayat bayi
EVAKUASI: Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Mentaya mengevakuasi jasad bayi perempuan yang ditemukan mengapung di Sungai Mentaya, Jalan Usman Harun, Sampit, Sabtu (18/6).

SAMPIT, RadarSampit.com – Jasad bayi perempuan ditemukan mengapung di aliran Sungai Mentaya, tepatnya di dermaga penyeberangan Sampit-Seranau, Sabtu (18/6) siang.

Diduga bayi itu dibuang oleh orang tuanya yang tidak bertanggungjawab. Sontak, warga yang sedang beraktivitas di lokasi kejadian heboh dengan penemuan tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun Radar Sampit, bayi pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi mengapung di sela-sela tumpukan sampah di Sungai Mentaya, sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga yang melihat kejadian itu pun terjun ke Sungai Mentaya untuk mengevakuasi jasad bayi tersebut. Bayi diangkat ke permukaan dan diletakkan ke dalam kardus mie instan. Sebagian warga lainnya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

”Saat dievakuasi, ari-arinya menempel di badan bayi. Mungkin, saat dilahirkan, bayi ini langsung dibuang oleh orang tuanya ke Sungai Mentaya,” kata Via, warga yang ikut menyaksikan dengan penemuan jasad bayi tersebut.

Kepala Polsek Kawasan Pelabuhan Mentaya (KPM) Iptu Sriyono membenarkan tentang penemuan bayi berjenis kelamin perempuan itu. Saat ini pihaknya sudah olah TKP di lokasi penemuan.

Baca Juga :  Begini Cara Oknum Guru Ngaji Bejat Ini Cabuli Muridnya

”Dari hasil pemeriksaan, bayi ini diduga sudah meninggal selama 2 hari. Sampai saat ini kami belum bisa memastikan apakah bayi ini dibuang pada saat dalam keadaan hidup atau sudah meninggal dunia,” kata Sriyono.

Ia menambahkan, jasad bayi saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Dr Murjani untuk dilakukan visum. Sementara, pihaknya saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut terutama mencari tahu siapa yang tega membuang bayi malang itu.

”Saat ini kami masih berkoordinasi dengan pihak Satpolair Polres Kotim untuk membantu memburu siapa pelakunya. Jika ada perkembangan lebih lanjut, nanti akan kami sampaikan,” tandasnya. (sir/yit)

Pos terkait